Breaking News:

Upaya Cegah Penularan Virus Corona, IIK Bakti Wiyata Produksi Hand Sanitizer dan Jamu Massal

IIK Bhakti Wiyata menunjukkan perhatian besar mereka dalam memerangi penyebaran virus Corona yang semakin luar biasa.

TRIBUNJATIM.COM/MAYANG ESSA
IIK Bhakti Wiyata saat memberikan ribuan hand sanitizer dan jamu tradisional sebagai pencegahan virus Corona, Surabaya, Rabu (1/4/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - IIK Bhakti Wiyata menunjukkan perhatian besar mereka dalam memerangi penyebaran virus Corona yang semakin luar biasa. 

Salah satunya dengan memproduksi hand sanitizer serta jamu penambah imunitas secara massal. Tak tanggung-tanggung, jumlah masing-masing sebanyak 2000 botol. 

UPDATE CORONA Selasa 1 April di Sidoarjo, 4 Pasien Covid-19 Meninggal, Jumlah Positif 12 Orang

Komitmen Kreator Lokal Indonesia di Tokopedia Ikut Bantu Lawan Corona, Termasuk dari Surabaya

"Awal mulanya ini kegiatan dana hibah yayasan untuk Prodi Farmasi. Namun dari pimpinan ada masukan untuk memperluas cakupan ke warga kota Kediri karena minimnya stok cairan pembersih di wilayah Kota Kediri," kata Munifatul Lailita, Kepala Laboratorium Farmasetika, ketika ditemui di Surabaya, Rabu (1/4/2020). 

Ditemui pada kesempatan yang sama, Eko Yudha Prasetyo selaku Kepala Pusat Kerjasama dan Hubungan Masyarakat IIK Bhakti Wiyata juga mengungkapkan jika pembagian jamu herbal ini merupakan bentuk kontribusi mereka kepada masyarakat.

"Hari Jumat lalu kita sudah membagikan 300 jamu. Hari ini kami salurkan melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19," ujarnya.

Terkait hasil produksi mereka, Eko memastikan jaminan aman bagi masyarakat. 

“Untuk hand sainitizer kita buat dua macam yakni dari bahan alami dan alkohol. Komposisi gel hand sanitizer dari bahan kimia sudah sesuai dengan standar WHO dan formula gel hand sanitizer herbal sudah berdasarkan hasil riset dan penelitian dosen Farmasi Bhakti Wiyata,” jelasnya.

Sementara itu, untuk komposisi jamu herbal, Prihardini yang merupakan dosen Farmakognosi Fakultas Farmasi IIK Bhakti Wiyata mengatakan jika komposisinya terbuat dari temulawak, jahe, kunyit dan beberapa rempah-rempah pilihan.

"Negara kita kaya akan rempah-rempah, kita sengaja membuatnya dari rempah-rempah yang telah kita ramu dan uji sehingga aman dikonsumsi masyarakat," paparnya.

"Jamu kita terbuat dari bahan imunomodulator yang berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh seperti temulawak, kunyit, jahe, sereh dan kayu manis," pungkas Prihardini.

Penulis : Mayang Essa

Editor : Sudarma Adi

Penulis: Mayang Essa
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved