Virus Corona di Tulungagung

Cerita Perajin Thethek Molek Penolak Pagebluk, Ketika Wabah Corona Justru Jadi Berkah, Banjir Order

Inilah cerita perajin thethek molek penolak pagebluk ketika wabah Corona justru jadi berkah.

SURYA/DAVID YOHANES
Sutrisno (48) menjemur bangkok kelapa atau thethek molek yang seusai dilukis. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Halaman rumah Sutrisno (48), di Desa/Kecamatan Campurdarat RT1 RW1, Tulungagung dipenuhi dengan pangkal pelapah kelapa atau bongkok.

Di setiap bongkok yang tengah dijemur itu terdapat aneka gambar karakter.

Semua karakter menampilkan sosok yang menyeramkan.

UPDATE CORONA di Indonesia Senin 6 April, Tambahan Kasus 218, Total Pasien Positif 2.491 Kasus

Bongkok-bongkok itu adalah thethek molek.

Coretan karakter wajah yang digunakan untuk tolak pagebluk atau wabah penyakit.

Di tengah pandemi virus Corona ini, ayah dua anak ini kebanjiran pesanan thethek molek.

Thethek molek adalah topeng atau karakter wajah yang dibuat nenek moyang orang Tulungagung.

Dulu thethek molek dilukis dengan kapur dan jelaga.

Karakter menyeramkan ini kemudian dipasang di depan rumah, dengan maksud agar pagebluk tidak berani mampir.

Perlakuan Beda Drastis Al, El, Dul ke Irwan Mussry & Mulan Jameela, Istri Ahmad Dhani Dipanggil Gini

“Saya baru mulai melukis tiga hari ini. Tapi yang sudah terjual sekitar 250 buah,” ujar Sutrisno, saat ditemui di rumahnya, Senin (6/4/2020).

Halaman
1234
Penulis: David Yohanes
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved