Virus Corona di Mojokerto
Kabupaten Mojokerto Zona Merah Corona, Satu Orang Positif Covid-19, Dirawat di RSUD Sidoarjo
Seorang wanita asal Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto terkonfirmasi positif Covid-19 atau virus Corona.
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Arie Noer Rachmawati
TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Seorang wanita asal Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto terkonfirmasi positif Covid-19 atau virus Corona.
Wanita 34 tahun tersebut merupakan ibu rumah tangga yang tinggal di rumah kontrakannya wilayah Kabupaten Sidoarjo.
Pasien terkonfirmasi positif virus Corona ini merupakan kasus yang pertama sehingga menjadikan wilayah Kabupaten Mojokerto menjadi daerah zona merah Covid-19.
• Cara Masjid Al Akbar Surabaya Sambut Bulan Puasa saat Wabah Corona, Bikin Ngabuburit Ramadan Online
Anggota Gugus Tugas Covid-19, dr Langit Kresna Janitra menjelaskan, riwayat pasien mengalami gejala demam dirawat di Rumah Sakit Umum Bunda Waru Sidoarjo pada Rabu (1/4/2020).
Karena kondisi pasien tidak kunjung membaik akhirnya dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 yaitu RSUD Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (4/4/2020).
"Jadi yang bersangkutan warga Kemlagi yang setiap hari beraktivitas tinggal di rumah kontrakan di Kabupaten Sidoarjo," ujarnya di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Selasa (14/4/2020).
• Sumbangan Kaesang ke Korban Covid-19 Dinyinyir, Anak Presiden Emosi Bahas Logo, Ngegas: Maumu Apa?
• VIRAL Jenazah Pasien Corona Dimandikan, Warga Tahlilan 7 Hari, Dikira Sakit Jantung, Berujung Fatal?
Ia mengatakan, pasien dirawat intensif di ruangan isolasi PDP Covid-19 RSUD Sidoarjo selama delapan hari.
Sesuai protokol kesehatan pasien dilakukan tes swab PCR Covid-19.
"Hasil tes swab PCR Covid-19 yang bersangkutan terkonfirmasi positif pada Senin 13 April 2020," ungkapnya.
• 4 Imbauan MUI Soal Menjalankan Ibadah Ramadan 1441 H di Tengah Pandemi Corona, Hindari Kerumunan
Menurut dia, domisili harian pasien tinggal di Sidoarjo sehingga patut diduga terpapar di daerah tersebut.
Pasalnya, yang bersangkutan tidak pulang ke rumah orang tua suami atau mertuanya di Kemlagi Mojokerto.
Hanya saja, suaminya sempat pulang ke rumah orang tuanya di daerah tesebut.
• UPDATE CORONA di Tuban Selasa 14 April, Total Ada 3 Kasus, Staf Dinas Kesehatan Positif Covid-19
Katanya, suami yang bersangkutan adalah seorang sopir.
Pasien juga mempunyai satu anak perempuan usia 2 tahun yang sempat dirawat lantaran mengalami gejala batuk dan demam.
"Hasil tes swab PCR suami dan anaknya negatif Covid-19," terangnya.
• Napi Berulah Kala Diberi Asimilasi Efek Corona, Hukuman Khusus Siap Menanti, Dikurung di Sel Isolasi
Masih kata dr Langit Kresna Janitra, Satgas Gugus Tugas Covid-19 akan melakukan tracking terhadap keluarga yang bersangkutan sebagai upaya masif untuk mencegah penyebaran virus Corona.
"Kami akan melakukan pemantauan ketat terhadap rumah orang tua yang bersangkutan dan melakukan menyemprotan disinfektan di daerah sekitarnya," jelasnya.
Ditambahkannya, pihaknya belum dapat memastikan bagaimana pasien ibu rumah tangga yang mobilitas rendah namun justru positif Covid-19.
• Orang Terdekat Pasien Positif Covid-19 di Kota Batu Ditracing, Rapid Test Ungkap Hasilnya Negatif
Pasien ini sudah masuk data Kabupaten Sidoarjo.
Ia menunggu hasil tracking dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo.
"Keadaan umum pasien dalam kondisi baik dan ini kasus pertama terkonfirmasi positif di Kabupaten Mojokerto " jelasnya.
Update sebaran peta Covid-19 di Kabupaten Mojokerto berjumlah 39 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 276 Orang Dalam Pemantauan (ODP).
Pasien PDP dirawat di ruangan isolasi di Rumah Sakit RSUD Prof Dr Soekandar Mojosari.
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Arie Noer Rachmawati