Virus Corona di Madura

UPDATE CORONA di Madura Selasa 14 April, Ada Tambahan 2 Orang Positif, 4.042 Termasuk ODR Covid-19

Ketua Penanggulangan Covid-19 RSUD dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr Syaiful Hidayat benarkan pasien positif Corona bertambah 2 orang.

TRIBUNJATIM.COM/KUSWANTO FERDIAN
Suasana Ruang Isolasi Covid-19 di RSUD dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan, Madura, Selasa (14/4/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Kasus positif virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Pamekasan, Madura bertambah dua orang.

Informasi adanya dua warga Pamekasan dinyatakan positif Covid-19 ini berdasarkan data peta sebaran Covid-19 Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang diperbarui pukul 16.30 WIB, Selasa (14/4/2020).

Adanya data tambahan ini, menambah daftar baru kasus positif virus Corona di Pamekasan yang semula tiga orang kini menjadi lima orang.

Usai Buka Tabungan di Bank, Uang Rp 18 Juta Kakek Renta di Blitar Dikuras Hanya Tersisa Rp 40 Ribu

Tragedi Pilu Ibu Hamil Meninggal saat Mau Melahirkan di RS, Suami: Mulut Keluar Darah, Diminta Sabar

Ketua Penanggulangan Covid-19 RSUD dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr Syaiful Hidayat membenarkan adanya tambahan dua warga Pamekasan yang dinyatakan terpapar positif Corona.

Kata dia, dua orang yang dinyatakan positif terpapar virus Corona tersebut merupakan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).

Keduanya juga merupakan kluster TKHI yang sebelumnya pernah mengikuti pelatihan haji yang digelar tanggal 9-18 Maret 2020 di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Mami Lia Terbukti Fasilitasi Layanan Esek-esek di Ruang Karaoke Surabaya, Divonis 10 Bulan Penjara

Ambil Hikmah Diliburkannya Kompetisi, Striker Madura United Bersyukur Bisa Kumpul Bersama Keluarga

Dua pasien baru positif virus Corona yang saat ini dirawat di ruang Isolasi RSUD dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan tersebut adalah warga Kecamatan Galis dan Kecamatan Proppo.

Kedua pasien itu berinisial S.

"Dua-duanya laki-laki. Satunya dari unsur petugas TKHI dan satunya dari unsur Kemenag," kata dr Syaiful Hidayat.

Selain itu, Syaiful Hidayat mengutarakan, Kamis (9/4/2020) lalu Satgas Covid-19 Pamekasan mengirim enam spesimen warga setempat yang dicurigai mengarah ke Covid-19 untuk dilakukan swab di laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Jakarta.

Curiga Cari Sedotan Bekas di Tempat Sampah, Pria Ini Digerebek Polisi Blitar, Fakta Dikuak di Meja

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved