Breaking News:

Tanggul Jebol di Kecamatan Turi Lamongan Dikebut, Hari ini Datangkan Alat Berat

Penanganan tanggul jebol di Desa Plosolebak, Kecamatan Turi, kabupaten Lamongan Jawa Timur masih dalam perbaikan.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
surya/Hanif Manshuri
Penanggulangan tanggul jebol di Plosolebak Kecamatan Turi Lamongan dengan mendatangkan alat berat, Rabu (15/4/2020) 

 TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Penanganan tanggul jebol di Desa Plosolebak, Kecamatan Turi, kabupaten Lamongan Jawa Timur masih dalam perbaikan.

Sejak empat hari kejadian, sejatinya sudah diupayakan perbaikan oleh warga, TNI - Polri dan BPBD. Namun karena jebolnya tagul di tiga titik itu kondisinya dalam dan lebar, perbaikan hingga hari kelima ini belum tuntas seratus persen.

Kini TNI - Polri dan BPBD terpaksa harus mendatangkan alat berat berupa beacheo untuk menutup tanggul nahas tersebut, Rabu (15/4/2020).
Alat berat masuk dari arah selatan dan melintas sepanjang tanggul meski kondisinya rawan, lantaran permukaan air Kali Plalangan juga tinggi pengaruh curah hujan yang mengguyur Lamongan cukup tinggi sejak beberapa hari terakhir ini.

Meski sudah ada alat berat, warga Ploso dibantu warga Gabus, TNI - Polri dan BPBD masih ikut kerja gotong royong memperbaiki tanggul.

"Alat berat ini upaya mempercepat penanggulangan tanggu, " kata Kasi Tanggap Darurat BPBD Lamongan, Muslimin kepada Tribunjatim.com, Rabu (15/4/2020).

VIRAL Wanita Positif Covid-19 setelah Belanja Online, Padahal di Rumah 3 Minggu, Akui 1 Keteledoran

Katalog Promo Alfamart Hari Ini 15 April, Beli 2 Lebih Hemat hingga Bayar Lebih Murah dengan Gopay

Pengunjung Warkop Ada yang Positif Covid-19, Pemilik Warkop Belum Kepikiran Menutup Warung

Jika tidak dibantu alat berat untuk memadatkan bendungan, ditakutkan akan tergerus lagi ketika hujan kembali mengguyur Lamongan.
Perbaikan tanggul berkejaran dangan kekhawatiran turun hujan yang mengguyur Lamongan.

Pemadatan dititik bendungan dikebut dengan memanfaatkan tanah di sekitarnya yang bisa diambil dengan alat berat.
Jebolnya tanggul Plosolebak ini sangat berdampak dengan apa yang dirasakan petambak.

Ada sebanyak 6.513 hektar tambak siap panen yang tenggelam akibat digelontor air dari tanggul jebo di Kali Plalangan.
Sementara ada 1.120 hektar lahan padi yang juga tenggelam.

Sementara itu, Kepala Dusun Gabus satu diantara tiga dusun terdampak mengungkapkan rasa syukurnya, karena tanggul yang jebol dengan lebar 8 meter dan panjang 14 meter itu sudah ditangani maksimal.

Saat tanggul jebo, air langsung menghantam tambak yang siap panen yaitu Desa Tambakploso dan Desa Tawangrejo.

"Kerugiannya besar, karena tambak-tambak ini sudah ada yg mau dipanen dan tiba-tiba langsung digerus banjir," jelas Subintoro kepada Tribunjatim.com.(hanif manshuri/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved