Virus Corona di Trenggalek

8.000 Perantau Trenggalek Tak Mudik Segera Dapat Rp 600 Ribu Selama 3 Bulan, Data Sudah di Kemensos

Bupati Trenggalek ungkap 8.000 warga terverifikasi bisa mendapat bantuan Rp 600 selama tiga bulan karena tidak mudik di tengah wabah Corona.

TRIBUNJATIM.COM/AFLAHUL ABIDIN
Pengawai Dinas Sosial P3A Kabupaten Trenggalek lembur memilah dan mencatat data calon penerima BLT Rp 600.000 per bulan, Kamis (24/4/2020) malam. 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Kabupaten Trenggalek tengah mendata 9.838 warga yang menunda mudik selama pandemi Corona atau Covid-19.

Data tersebut berdasar pada input data pengisian form Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp 600 ribu per bulan selama tiga bulan.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, tidak semua warga perantau yang mendaftar akan menerima bantuan itu.

Harus Isolasi Mandiri, Satu Keluarga di Magetan Kabur ke Kalbar, Lihat Nasibnya Saat Ditemukan

Ahmad Dhani Sedih Kehilangan Sosok Ini, Berjasa di Dewa 19, Suami Mulan Jameela Tulis Ucapan Duka

Para Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI/Polri, dan karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengisi form tidak akan mendapat bantuan tersebut.

"Karena mereka tetap menerima gaji, secara ekonomi tidak terlalu terdampak, dan mereka -- seperti PNS -- terikat dengan aturan larangan mudik yang sebelumnya telah ada," kata Mas Ipin, sapaan akrab Bupati, Jumat (24/3/2020).

Pengawai Dinas Sosial P3A Kabupaten Trenggalek lembur memilah dan mencatat data calon penerima BLT Rp 600.000 per bulan, Kamis (24/4/2020) malam.
Pengawai Dinas Sosial P3A Kabupaten Trenggalek lembur memilah dan mencatat data calon penerima BLT Rp 600.000 per bulan, Kamis (24/4/2020) malam. (TRIBUNJATIM.COM/AFLAHUL ABIDIN)

Dari jumlah itu, ia menyebut, ada sekitar 8.000 warga yang terverifikasi dan layak menerima bantuan.

Data mereka telah dikirim ke Kementerian Sosial RI, Kamis (23/4/2020) tengah malam.

Bolehkah Makan dan Minum saat Sahur Meski Telah Masuk Waktu Imsak? Berikut Penjelasannya

Yayasan Klenteng Eng An Kiong Salurkan Ribuan APD untuk TNI Malang Raya, Dukung Upaya Lawan Covid-19

Dengan begitu, proses pencairan dana hanya tinggal menunggu langkah lanjutan dari Kementerian Sosial.

"Nanti bantuan itu akan dikirim Kementerian Sosial dan dananya dikirim lewat PT Pos Indonesia. Agar bantuan yang diterima utuh, pengiriman akan dilakukan via aplikasi," tutur Mas Ipin.

Berdasarkan data yang terhimpun, sebagian besar penerima bantuan adalah orang-orang yang ekonominya terdampak Covid-19.

Profil-Biodata Andy Ayunir, Komposer Senior-Sosok Berjasa di Dewa 19, Ahmad Dhani Merasa Kehilangan

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved