Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Jawa Timur Jadi Provinsi Pertama yang Realisasikan BLT Dana Desa Dampak Covid-19

Gubernur Jatim memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Mundjidah Wahab dan para kepala desa, yang bekerja agar BLT-DD bisa disalurkan tepat waktu.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Bupati Jombang, Mundjidah Wahab, menyerahkan bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) kepada 4 keluarga penerima manfaat (KPM), 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jawa Timur menjadi provinsi pertama yang berhasil merealisasikan bantuan langsung tunai dana desa atau BLT-DD secara nasional.

Hal ini menjadi bukti keseriusan Jawa Timur untuk mengawal dana desa (DD) setelah sebelumnya berhasil mencairkan dana desa tercepat Tahap I se-Indonesia di bulan Januari lalu, tepatnya di Kabupaten Madiun.

Untuk pencairan BLT-DD pertama kali ini berhasil direalisasikan di Kabupaten Jombang dengan ditandai penyerahan BLT-DD kepada 224 keluarga penerima manfaat (KPM) dari 2 desa, yaitu Desa Bawangan dan Desa Kebonangung, Kecamatan Ploso.

8 Wilayah Perbatasan di Jatim Ditutup hingga 31 Mei Selama Wabah Corona, Pelintas Diminta Balik Arah

PLN Peduli Serahkan Donasi Desifektan dan Hand Sanitizer Senilai Rp 100 juta ke Pemprov Jatim

Secara simbolis Bupati Jombang, Mundjidah Wahab, menyerahkan BLT-DD tersebut kepada 4 KPM yang disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

"Mudah-mudahan bantuan senilai Rp 600 ribu per bulan selama 3 bulan ini dapat dimanfaatkan baik untuk kebutuhan hidup sehari-hari agar masyarakat bisa tenang menyambut bulan suci Ramadhan dan nantinya bisa merayakan Idulfitri dengan tenang meskipun dalam susana keprihatinan Covid-19 saat ini" ujar Khofifah Indar Parawansa, Senin (27/4/2020).

Alokasi DD Jawa Timur tahun 2020 sendiri mengalami penyesuaian akibat realokasi APBN untuk penanganan Covid-19, dari semula sebesar Rp 7,654 triliun berkurang menjadi Rp 7,570 triliun.

Potensi maksimal unt BLT-DD bisa mencapai Rp 2,285 triliun untuk 1.265.845 keluarga miskin dan terdampak Covid-19 di 7.724 desa.

DPRD Jatim Minta Polisi Tembak di Tempat Pelaku Kriminalitas saat Masa Pandemi Covid-19

Santri dari Malaysia di Ponpes Al Fatah Temboro Magetan Bakal Dipulangkan Pemprov Jatim

Khofifah Indar Parawansa sendiri memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Mundjidah Wahab, para kepala desa dan pendamping desa yang telah bekerja maksimal sehingga BLT-DD bisa disalurkan tepat waktu.

Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemendesa PDTT, Taufik Madjid, memuji Jawa Timur yang bisa menyalurkan BLT-DD secara cepat.

"Saya rasa Jatim menjadi contoh bagi provinsi lain dalam penyaluran BLT-DD bisa dengan cepat dan disalurkan secara non tunai (cash less) menggunakan bank milik daerah" ujar Taufik Madjid.

Editor: Dwi Prastika

Tak Mau Masyarakat Salah Paham, DPRD Jatim Minta Sosialisasi Kebijakan Terkait Covid-19 Digencarkan

Hampir Semua Industri Terdampak Covid-19, Kadisnakertrans Jatim Ungkap Ada 4.816 Pekerja Kena PHK

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved