Virus Corona di Gresik

Remaja Gresik Kejang Seusai Tarawih, Meninggal saat ke Puskemas, Dimakamkan Pakai Protokol Covid-19

Remaja di Gresik kejang-kejang seusai salat tarawih. Ia meninggal saat dibawa ke Puskesmas Duduksampeyan.

SURYA/WILLY ABRAHAM
Petugas saat berbincang di Puskesmas Kecamatan Duduksampeyan, Sabtu (2/5/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Dalam sehari ada tiga pemakaman sekaligus dengan menerapkan standar Covid-19.

Satu di antaranya, seorang laki-laki berusia 19 tahun dari Kecamatan Duduksampeyan.

Diketahui, pria itu berinisial AHR.

Pria asal Kecamatan Duduksampeyan itu mengeluh sakit tenggorokan dan leher seusai salat tarawih.

UPDATE CORONA di Jatim Minggu 3 Mei, Total Pasien Positif Covid-19 Tembus 1.037, Sembuh 171 Orang

Kemudian dia kejang-kejang dan dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Duduksampeyan.

Setibanya di sana, dia didampingi ayah dan kakaknya.

Tetapi kondisinya memburuk hingga menghembuskan napas terakhir berapa jam kemudian.

Sikap Maia Estianty Pada Suami saat Sahur Keluarga Dikritik, Balasan Maia Viral: Hormati Privasi

Dulu Viral Gadis Cantik Nikah seusai 2 Bulan Kenal di IG, Lihat Kabarnya & Suami Kini, Bicara Cobaan

Lalu, dibawa menuju RSUD Ibnu Sina untuk melakukan visum dan memeriksa sampel cairan tubuh untuk mencari tahu kematian korban apakah terkait dengan virus Corona atau Covid-19.

"Yang di Duduksampeyan, infonya orang ini habis salat tarawih merasa badannya tidak enak dibawa ke puskesmas. Di puskesmas sudah meninggal, dimakamkan sesuai protokol Covid-19," ujar Ketua Gugus Tugas percepatan dan penanganan Covid-19, Nadlif kepada TribunJatim.com, Sabtu (2/5/2020).

Jasad korban dimakamkan di TPU Desa Setrohadi, Kecamatan Duduksampeyan dinihari.

Rapid Test 82 Pelanggar Jam Malam PSBB Surabaya, 5 Terindikasi Positif Corona, Dibawa ke RS Menur

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved