Virus Corona di Kediri

PDP Warga Kota Kediri Kluster Tulungagung Meninggal Dunia

Satu pasien dalam pengawasan (PDP) warga Kota Kediri yang merupakan klaster dari Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur meninggal dunia

(Surya/Didik Mashudi)
Perawat perempuan RSUD Gambiran Kota Kediri yang bertugas di zona merah Ruang Isolasi pasien Covid 19, Selasa (21/4/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Satu pasien dalam pengawasan (PDP) warga Kota Kediri yang merupakan klaster dari Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur meninggal dunia saat dalam perawatan di RSUD Gambiran Kota Kediri, Sabtu (9/5/2020).

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan, kronologi pasien pasien dalam pengawasan (PDP) warga Kelurahan Ngletih, Kecamatan Pesantren ini datang ke RS Gambiran pada 3 Mei untuk berobat. Dari hasil pemeriksaan didapatkan pasien ini dari klaster Tulungagung.

Karena dari klaster Tulungagung maka dilakukan rapid tes. Ternyata rapid tesnya negatif. Pasien ini datang dengan keluhan sesak nafas, batuk dan demam.

Karena rapid tes negatif, maka didiagnosa orang dalam pengawasan (ODP), dan dirawat di Ruang Pamenang. Setelah dirawat selama 6 hari, pada 9 Mei, dokter yang merawat memerintahkan untuk dilakukan rapid tes ulang dan ternyata hasilnya reaktif.

"Karena hasilnya positif statusnya dinaikkan PDP, dan harus dipindahkan ke ruang isolasi yang bertekanan negatif di RSUD Gambiran. Sambil menunggu proses pemindahan, kondisi pasien tiba-tiba memburuk dan kemudian meninggal dunia," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Bank Mandiri Tanggapi ATM Minta Ganti Pin: Bukan Eror, Demi Keamanan Harus Diganti Berkala

Geng Pencuri Kota Malang Target Toko Modern, Kompak Panjat Atap Tanpa Tangga, 1 Dikeler ke Polisi

Curhat Ayah Angkat Syahrini Pasca Didepak Incess, Sindir Wanita Agenda, Nikita Mirzani: Buka Semua

Pasien pasien dalam pengawasan (PDP) dari Kluster Tulungagung ini telah dimakamkan di Pemakaman Ngletih dengan protokol pemakaman Covid-19. Petugas yang memakamkan seluruhnya menggunakan alat pelindung diri (APD).

"Saya juga sudah memerintahkan Dinkes untuk melakukan tracing kepada keluarga pasien yang berinteraksi dengan almarhum, akan kami lakukan rapid tes," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Walikota berpesan agar warga Kota Kediri semakin disiplin dan waspada terkait pandemi corona, jangan pernah meremehkan.(dim/Tribunjatim.com)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved