Emosi Brutal Pria Malang Bacok Bayi Sampai Tewas, Gegara Tak Dapat Bantuan Uang, Fakta Dikuak Polisi
Emosi tak terkendali pria bernama Sudi, seusai mendatangi kantor Kepala Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang, Malang, Senin (11/5/2020).
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Emosi tak terkendali pria bernama Sudi, seusai mendatangi kantor Kepala Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang, Malang, Senin (11/5/2020).
Pria 40 tahun itu kesal karena tak dituruti mendapatkan bantuan uang yang ia minta sebesar Rp 5 miliar.
"Awalnya ada orang tak dikenal ngomel-ngomel minta bantuan dana Rp 5 miliar dari desa. Ngomongnya ngelantur. Pelaku terus mencari kepala desa," tutur Kapolsek Bululawang Kompol Pujiyono ketika dikonfirmasi.
• Skema Penerapan PSBB Malang Raya, Jualan di Pasar Disistem Ganjil Genap hingga Sanksi Segel Warung
• Dampak Covid-19, Ritme Gugatan Cerai Pengadilan Agama Kabupaten Malang Turun hingga 182 Kasus
• Kasus Percobaan Pembobolan Toko Modern di Malang Berakhir Damai, Pelaku Ucap Janji Ini ke Polisi
Tak kunjung mendapaft barang yang ia inginkan, Sudi akhirnya berjalan menuju sebuah rumah yang tak jauh dari kantor desa.
Emosi Sudi makin tak terkendali hingga akhirnya tega membacok bayi perempuan berinisial VN (1,5) dan seorang bocah laki-laki berinisial A (9) dan lelaki tua bernisial S (65).
Nahas, VN tewas akibat ulah brutal Sudi saat itu. Sudi melukai korbannya dengan senjata tajam jenis sabit.
"Pelaku akhirnya masuk ke rumah korban yang tidak penjagaan. Kala itu sang ibu korban berada berbelanja di toko," tutur Pujiyono.
Tak lama kemudian, pelaku membacok VN yang tak berdaya karena sedang tidur. Bayi malang itu mendapati luka di daerah dagu hingga akhirnya tewas.
Tak puas, Sudi bertemu dengan kakek korban. Tanpa pikir panjang Sudi melampiaskan emosinya dengan membacok lelaki tua berinisial S.
Melihat ada anak kecil disekitarnya Sudi juga melukai bocah berinisial A yang sedang bermain di halaman rumah S.
Kedua korban tersebut mengalami luka di kepala.
Mengetahui informasi tersebut petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi korban.
"Korban yang merupakan satu keluarga yakni kakek dan kakak korban nyawanya masih bisa diselamatkan, masih perawatan di Rumah Sakit saat ini. Sedangkan yang bayi perempuan itu tewas seketika," ujar Pujiyono.
Sudi yang ditetapkan sebagai tersangka ternyata mengalami gangguan jiwa.
Usai diamankan di Polsek Bululawang, Sudi langsung dibawa ke RSJ Lawang.
"Pelaku memang orang gila. Saat ini dibawa ke RSJ Lawang," tutur Pujiyono.