Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Zona Merah Covid-19 Jawa Timur Sisa 11 Daerah, Gubernur Khofifah: Bisa Segera Masuk New Normal

Gubernur Jawa Timur Khofiah Indar Parawansa sebut Jawa Timur bisa segera masuk new normal. Zona merah tersisa 11 daerah per Rabu (10/6/2020).

SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, masa transisi pasca PSBB Malang Raya diperpanjang selama 7 hari ke depan, Sabtu (6/6/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Meski jumlah kasus Corona ( Covid-19 ) di Jawa Timur masih bertambah, namun zona merah atau daerah yang berisiko tinggi penularan Covid-19 Jatim terus menurun.

Per hari ini, Rabu (10/6/2020), zona merah Jatim tersisa 11 daerah saja. Padahal sebelumnya 38 kabupaten Kota Jatim merah seluruhnya.

Namun kini status zona merah mulai menurun sehingga menyisakan hanya 11 daerah saja yang statusnya berisiko tinggi penularan Covid-19.

Kode Khusus Raul Lemos ke KD di Tengah Konflik Aurel-Azriel, Puji Istri Setinggi Langit: Stronger

Kehabisan Bensin, Jambret yang Tewaskan Driver Ojol Wanita di Surabaya Tertangkap: Masih 19 Tahun

Sebelas daerah tersebut adalah Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Pamekasan, Jombang, Malang, Sidoarjo, Situbondo, Bojonegoro, Pasuruan, Tuban, Lamongan, Kota mojokerto, Kota batu, Kediri, dan Mojokerto.

Sedangkan yang masuk zona kuning ada lima kabupaten kota. Yaitu Kabupaten Trenggalek, Kota Pasuruan, Ponorogo, Lumajang, dan Kota Blitar. Lima daerah ini masuk dalam kawasan berisiko rendah penularan covid-19.

Sementara itu, 22 Kabupaten/Kota lainnya berstatus zona orange atau resiko sedang.

Salah Tafsir Warga Lamongan Soal New Normal, Masyarakat Keluar Rumah Tanpa Masker, Pemkab: Disiplin

Cerita ODP Covid-19 di Perkampungan Surabaya, Mau Tak Mau Dikucilkan Tetangga: Hati Hancur

Yaitu Kabupaten Sampang, Kota Probolinggo, Bondowoso, Madiun, Blitar, Jember, Probolinggo, Nganjuk, Bangkalan, Sumenep, Tulungagung, Banyuwangi, Magetan, Ngawi, Kota Kediri, Kota Malang, Kabupaten Pacitan, Kota Madiun.

"Zonasi ini sesuai dengan indikator dari Gugus Tugas Pusat berdasarkan risiko tinggi, sedang dan rendah serta area tidak terdampak," ungkap Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Rabu (10/6/2020).

Khofifah menerangkan, sesuai dengan 10 indikator yang ditetapkan Gugus Tugas Pusat dan BNPB, Resiko Kenaikan Kasus Covid-19 terbagi menjadi empat. Zona merah (Resiko Tinggi), zona orange (Resiko Sedang), zona kuning (Resiko Rendah) dan zona hijau (Tidak Terdampak).

Jatim sendiri, lanjut Khofifah, selama dua pekan terakhir mengalami penurunan kasus konfirmasi positif Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved