Virus Corona di Mojokerto

Gugus Tugas Covid-19 Tanggapi soal Banyaknya Masyarakat yang Berkerumun di Alun-alun Kota Mojokerto

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto menanggapi banyaknya masyarakat yang berkerumun di Alun-alun Kota Mojokerto saat pandemi

TRIBUNJATIM.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Petugas gabungan Satpol PP dan Polisi Polres Mojokerto Kota membubarkan kerumunan orang yang memadati kawasan alun-alun Kota Mojokerto, Sabtu (14/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Mochammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto menanggapi banyaknya aktivitas di tempat umum di masa pandemi virus Corona.

Seperti yang terjadi di kawasan Alun-alun Kota Mojokerto.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo, menjelaskan, kerumunan orang dalam jumlah besar seperti yang terjadi di kawasan Alun-alun Kota Mojokerto pada Sabtu (13/6/2020) seharusnya bisa dihindari.

"Terkait adanya aktivitas masyarakat yang berkerumun di alun-alum dalam jumlah besar kemarin, tim pencegahan Gugus Tugas dari kepolisian, TNI, satpol PP, dan Dishub telah melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat yang berkerumun agar tetap menegakan protokol kesehatan," ujarnya, Senin (15/6/2020).

Gaguk Tri Prasetyo mengatakan, perlu kesadaran masyarakat agar mampu menahan diri, yakni mengurangi aktivitas di tempat umum apalagi yang memicu kerumunan orang dalam jumlah besar.

MUI Ngoro Tolak Pendirian Pabrik Minuman Beralkohol di Ngoro Industrial Park Mojokerto

Keributan Gerombolan Pemuda di Alun-alun Kota Mojokerto, Hajar Pengendara Motor, Warga Histeris

"Karena saat ini penyebaran virus Corona di Kota Mojokerto masih terus meningkat, sehingga jangan sampai kegiatan berkerumun di beberapa area publik seperti di alun-alun dapat menjadi pemicu penyebaran virus Corona," ungkapnya.

Seperti yang diberitakan, sejumlah orang ramai memadati kawasan Alun-alun Kota Mojokerto pada Sabtu (13/6/2020) malam.

Kerumunan orang tersebut didominasi anak muda yang mengendarai sepeda angin.

Petugas gabungan terpaksa melakukan pembubaran lantaran mereka memicu kerumunan di tempat umum, padahal masih dalam kondisi pandemi virus Corona.

Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian yang Sebabkan Ledakan Tungku Peleburan Baja di Mojokerto

Banyak Masyarakat Tak Percaya Covid-19, Gugus Tugas Jawa Timur: Ini Tidak Main-main

Dari pengamatan di lapangan, Satpol PP bersama Polres Mojokerto Kota dengan menggunakan pengeras suara meminta kerumunan orang itu untuk membubarkan diri.

Mereka akhirnya mematuhi arahan dari petugas dan secara tertib membubarkan diri meninggalkan kawasan alun-alun.

Sesuai protokol kesehatan, tidak diperbolehkan ada kerumunan di tempat umum.

Sampai saat ini, belum ada surat edaran terbaru terkait Covid-19, sehingga anjuran mutlak harus mematuhi protokol kesehatan saat beraktivitas di tempat umum dan tidak berkerumun.

Editor: Dwi Prastika

Mufidah, CJH Mojokerto Sisihkan Uang Hasil Jual Kue Bertahun-tahun untuk Haji, Batal Berangkat 2020

UPDATE CORONA di Jatim Senin 15 Juni, Tambah 292 Orang, Total Kasus Positif Covid-19 Capai 8.053

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved