Pelaku Pencabulan Tewas di Dalam Sel Tahanan Polres Pasuruan

Seorang tersangka kasus pencabulan meninggal di dalam sel tahanan Polres Pasuruan, Jumat (26/6/2020) pagi. Dia adalah DND (19) warga Jeladri,

gal
Anggota Satreskrim Polres Pasuruan saat melakukan olah tkp untuk menyelidiki penyebab kematian tersangka pencabulan ini. 

 TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Seorang tersangka kasus pencabulan meninggal di dalam sel tahanan Polres Pasuruan, Jumat (26/6/2020) pagi. Dia adalah DND (19) warga Jeladri, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan.

DND meninggal jumat pagi sekira pukul 04.30 wib. Sebelumnya, ia dibawa ke Polres Pasuruan oleh keluarga korban pencabulan, bhabinkamtibmas, perangkat desa Kamis malam sekira pukul 20.00 wib.

"Kami masih mendalami dan menganalisa penyebab meninggalnya tersangka pencabulan ini. Kami masih menunggu hasil otopsi dari pihak rumah sakit," kata Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan

Menurut Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, pihaknya belum bisa memastikan. Ia juga akan mendalami proses sebelum tersangka ini dibawa ke Polres Pasuruan. Ia menyebut anggotanya sudah turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan.

"Kemarin, dibawa ke Polres ini dalam kondisi sehat. Tim Dokter juga kami libatkan untuk memeriksa tersangka ini. Secara fisik dari luar, kondisi korban sehat, kecuali rambutnya yang sudah dalam potongan tidak rapi," papar dia.

Disampaikan dia, pihaknya juga akan mencari tahu siapa yang membuat rambut tersangka ini terpotong tidak rapi sama sekali.

Apa ada dugaan tersangka ini dianiaya sebelum diserahkan ke Polres Pasuruan ? Kapolres menyebut, pihaknya akan mendalaminya.

Ibu Kelelahan saat Hendak Tidurkan Anak, Paman Kaget Ada Tubuh Ngambang di Kolam, Saksi: Basah Kuyup

Gus Yani Ungkap Alasan Gandeng Ning Min: Tak Ingin Perempuan Hanya Jadi Objek

Ning Min Mulai Gelar Silaturrahmi ke Pengurus Fatayat dan Muslimat di Kabupaten Gresik

"Yang jelas, kami akan memeriksanya. Kami juga masih menunggu hasil otopsi. Jika memang ada kekerasan, sebelum dibawa ke Polres, kami akan cari pihak yang harus bertanggung jawab dalam hal ini. Karena yang membawa bukan anggota kami," jelas dia.

Kapolres memastikan, anggotanya bekerja sesuai dengan prosedur. Kata dia, semuanya berjalan sesuai dengan SOP. Termasuk awal tersangka dibawa ke Polres Pasuruan. Pemeriksaan awal, sudah dilaksanakan.

"Rencananya, pagi ini memang diperiksa kesehatan dalamnya. Belum sempat diperiksakan, tersangka meninggal dunia," sambungnya.

Rofiq menjelaskan, DND adalah tersangka pencabulan. Dari keterangan korban, tersangka ini tidak sendirian. Ada dua orang temannya yang masih dalam pengejaran.

"Korban ini informasinya diculik dan disekap. Setelah itu digilir. Nah kemarin keluarga korban yang menangkap tersangka ini dan diserahkan ke Polres. Kami juga masih mendalaminya," pungkas dia. (lih/Tribunjatim.com)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved