Awalnya Jadi Pemakai Sabu, Kini Diang Anggi Asal Bangkalan Jadi Pengedar Sabu-sabu

pria 34 tahun asal Pondok Maritim Blok F Surabaya itu diringkus unit reskrim Polsek Sukolilo Surabaya, Sabtu (27/6/2020) dini hari.

istimewa
Tersangka dan barang bukti saat di Mapolsek Sukolilo Surabaya 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Setelah hampir setahun rutin konsumsi sabu-sabu, seorang pria bernama Diang Anggi Sektiaji kini naik pangkat.

Diang, yang semula hanya mengkonsumsi sabu untuk dirinya sendiri, beralih jadi pengedar sejak tiga bulan terkahir.

Alhasil, pria 34 tahun asal Pondok Maritim Blok F Surabaya itu diringkus unit reskrim Polsek Sukolilo Surabaya, Sabtu (27/6/2020) dini hari.

Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Iptu Zainul Abidin mengatakan, penangkapan tersangka itu dilakukan setelah pihaknya mendapati informasi aktifitas tersangka.

"Kami selidiki, dan sempat kami kuntit sejak di Suramadu. Kemudian kami lakukan pengkapan saat tersangka berada dirumahnya," kata Abidin, Senin (29/6/2020).

Hasil pemeriksaan, Diang tak sendirian menjalankan bisnis haramnya itu.

Reaksi Dokter Ahli Paru yang Buat Wali Kota Risma Sujud di Kakinya: Saya Ngomong Apa Adanya

Viral Siswi Tertangkap Ayahnya Ngamar di Hotel Masih Pakai Seragam, Psikolog Beber & Kuak Pemicunya

Bikin Steak untuk Irwan Mussry, Maia Estianty Pakai Daging Harga 1,8 Juta, Dul Jaelani Sampai Syok

Ia bersama temannya berinisial AN membeli sabu tersebut di Socah, Bangkalan, Madura.

"Tersangka sudah beberapa kali beli sabu itu ke Madura menggunakan motor. Satu minggu bisa sampai tiga kali beli," tambahnya.

Sekali transaksi, Diang dan AN (DPO) membawa pulang 3 gram sabu dengan tebusan uang sebesar 2,8 juta.

Sesampainya dirumah, sabu itu dipecah menjadi tujuh hingga sepuluh poket untuk diedarkan dengan harga 300 sampai 500 ribu rupiah.

Motivasi Diang nekat menjual sabu itu karena tertarik untung yang dihasilkan.

Ia mengaku, mendapat keuntungan sampai 100 persen setiap kali berjualan sabu tersebut.

"Ya karena lihat ads peluang untung aja. Dijualnya ke temen sendiri. Kadang ada yang hutang. Sebagian saya pakai sendiri gitu," akunya.

Saat ini, polisi masih mengejar keberadaan AN dan bandar sabu asal Madura berinisial SA.

Bersama Diang, polisi menyita 7 poket sabu sisa edar seberat 6,34 gram, dua timbangan elektrik dan puluhan plastik klip kosong serta seperangkat alat hisap sabu. (Firman/Tribunjatim.com)

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved