Napi Asimilasi Kasus Pencabulan Anak Kembali Ditangkap, Berusaha Mencabuli Anak 7 Tahun

W (25) warga Kecamatan Tulungagung, Jawa timur adalah napi yang bebas karena asimilasi saat pandemi virus Corona atau Covid-19.

istimewa
W (25) tersangka kasus pencabulan anakkini mendekam di Polres Tulungagung 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - W (25) warga Kecamatan Tulungagung, Jawa Timur adalah napi yang bebas karena asimilasi saat pandemi virus Corona atau Covid-19.

Namun W kembali harus menjalani proses hukum karena mengulangi perbuatannya.

Ia berusaha mencabuli seorang anak laki-laki berusia 7 tahun, warga Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung.

Menurut Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia melalui kepala Unit Perlindungan Perempuan dan anak (UPPA), Iptu Retno Pujiarsih, pencabulan itu terjadi pada 9 Juni 2020 lalu.

Saat itu korban tengah bermain layang-layang di sekitar rel kereta api Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru.

W yang datang dengan sepeda melakukan tipu daya kepada korban.

"Dia mengiming-imingi korban, diajak mengambil layang-layang yang neyangkut di pohon," terang Retno.

Pemicu Risma Hingga Dua Kali Sujud Dihadapan Dokter Surabaya, Ini Isi Dialognya

Realme Bakal Pukau Pasar Smartphone Entry-Level, Luncurkan Realme C11

Sidang OTT Sidoarjo, Biasa Bagi-bagi Uang di Kantor Pemkab Sidoarjo

Korban tertarik dengan bujukan W dan ikut saat dibonceng dengan sepeda.

W membawa korban ke area kebun singkong yang masuk kawasan Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, di belakang RSUD dr Iskak.

Namun bukannya mengambil layang-layang, W malah mengikat tangan korban dengan kaus warna hijau.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved