Virus Corona di Surabaya

Pemkot Bantah Rumah Sakit di Surabaya Overload, Kadinkes Sebut Ada 329 Bed Masih Kosong

Dinkes Surabaya membantah pernyataan rumah sakit di Surabaya overload. Dia menyebut saat ini ada sekitar 329 bed di rumah sakit rujukan masih kosong.

TRIBUNJATIM.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYADinas Kesehatan atau Dinkes Surabaya membantah pernyataan rumah sakit di Surabaya overload.

Bahkan, Dinkes Surabaya menyebut saat ini ada sekitar 329 bed di rumah sakit rujukan yang masih kosong.

Kepala Dinkes Surabaya, Febria Rachmanita, mengatakan, pihaknya memang terus melakukan pemantauan secara langsung di berbagai rumah sakit.

Bahkan, petugas harus berkeliling untuk memastikan secara langsung.

“Kami tahu karena kami keliling ke rumah sakit itu,” kata Feny, sapaan akrab Febria Rachmanita, Senin (29/6/2020).

Menurut Feny, meskipun sudah ada aplikasi berbasis online, namun tak jarang rumah sakit tak melakukan entry data secara realtime. 

RSJ Menur Surabaya Rawat 94 Pasien Positif Covid-19, 5 di Antaranya Orang dengan Gangguan Jiwa

Dinkes Akui Pemkot Surabaya Pernah Ditolak saat akan Beri APD ke RSU dr Soetomo, Bahkan Dua Kali

Sehingga, pihaknya memang harus keliling lantaran untuk memastikan terkait update data.

Feny menyebut, di antara yang sering terlambat melakukan entry data itu adalah RSU dr Soetomo Surabaya.

“Karena tidak semua rumah sakit entry data pasien setiap hari. Sehingga kami harus mendatangi rumah sakit itu setiap hari, yang mana yang sering tidak tepat waktu, saya katakan memang RSU dr Soetomo yang sering tidak entry tepat waktu,” kata Feny.

Dia juga membantah adanya tudingan Pemkot Surabaya tidak berkoordinasi dengan baik.

Respons Direktur RSUD dr Soetomo Surabaya soal Pernyataan Wali Kota Risma, Sebut Hubungan Mesra

Ratusan Orang Tua Protes PPDB SMPN Surabaya 2020, Sistem Zonasi hingga Pemenuhan Pagu Tak Transparan

Sebab, menurut Feny, hal itu justru dilakukan setiap hari.

Jumlah bed yang kosong dan diketahui oleh Pemkot Surabaya pun disebutnya lantaran hasil koordinasi setiap hari.

“Jadi kalau tidak berkoordinasi itu tidak benar, kami selalu koordinasi,” tegasnya.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved