Pilkada Serentak Jatim 2020

1660 Pengawas Lulusan SKPP Siap Dukung Pelaksanaan Pilkada di Jatim

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur selesai menggelar Sekolah Kader Partisipasi Pemilih (SKPP). Hasilnya, 1.660 peserta dari Jawa Timur

istimewa
Diskursus tentang Pemilu 2019 yang diselenggarakan Bawaslu secara daring, Sabtu (16/5/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur selesai menggelar Sekolah Kader Partisipasi Pemilih (SKPP). Hasilnya, 1.660 peserta dari Jawa Timur dinyatakan lulus dalam SKPP Daring Bawaslu.

Kepala Sekolah SKKP Daring Bawaslu Jatim, Nur Elya Anggraini menerangkan proses SKPP tersebut cukup panjang.

"Seleksinya ketat. Dari 2.701 pendaftar, 1660 peserta dinyatakan lulus," kata Nur Elya di Surabaya.

Tahapan tersebut di antaranya melalui Pembelajaran Audio Visual, Webkusi, dan Ujian Daring. Dari jumlah lulusan tersebut, sebanyak 779 peserta lulus dengan memuaskan, 451 lulus dengan sangat baik, dan 430 peserta lulus dengan baik.

Menurut Ely, terdapat 1.309 peserta yang mengikuti ujian daring dari 1.714 sebelumnya yang mengikuti Webkusi.

“Peserta yang lulus memuaskan, nilainya di atas 500 poin," terangnya kepada TribunJatim.com.

Ely berharap alumni SKPP daring ini dapat berperan aktif dalam Pilkada tahun 2020.

“Kami akan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawasi Pilkada tahun ini. Selamat mengaktualisasikan ilmu yang dimiliki selama berproses secara daring," pungkas Nur Elya kepada TribunJatim.com.

Tiga Kurir Sabu Seberat 8,1 Kilogram Dituntut Jaksa Penjara Seumur Hidup

Kunjungan ke Surabaya Secara Mendadak, Risma Ajak Menkes Tinjau Pasar Tangguh: Ayo Jaga Jarak

UPDATE Harga HP Vivo Terbaru Juli 2020 Dilengkapi Spesifikasi Seri Y50, Harga Mulai 1 Jutaan

Ketua Bawaslu Jawa Timur, Moh Amin menambahkan sejumlah potensi kerawanan Pilkada 2020 di masa Covid-19 yang menjadi fokus perhatian. Di antaranya risiko kesehatan, pemanfaatan fasilitas pemerintah, politik uang, dan partisipasi masyarakat.

"Kami mengawasi dugaan bantuan sosial digunakan untuk Pilkada. Kondisi ekonomi yang sulit memiliki potensi maraknya politik uang," kata Amin sebelumnya.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved