Breaking News:

Virus Corona di Madiun

Banyak Pelanggar Parkir di Kota Madiun Tidak Ditindak, Dishub: Situasinya Masih Covid-19

Kepala Dinas Perhubungan Kota Madiun mengatakan, peraturan larangan parkir di lokasi yang terdapat rambu larangan parkir masih berlaku.

TRIBUNJATIM.COM/RAHADIAN BAGUS
Sejumlah kendaraan roda empat di Kota Madiun melanggara aturan parkir. Mereka parkir di lokasi yang dilarang parkir, Selasa (7/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Rahadian Bagus

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Sejak 1 Februari 2019 lalu, Pemkot Madiun melalui Dinas Perhubungan melakukan penindakan tegas kendaraan yang diparkir di jalan yang terdapat tanda larangan parkir.

Tindakan tegas yang dimaksud yakni pemberian sanksi berupa penggembosan ban kendaraan, penggembokan ban, penderekan kendaraan, dan juga sanksi denda.

Hal itu sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Madiun Nomor 37 tahun 2018, tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pemberian sanksi mulai diberlakukan pada 1 Februari 2019.

Namun, tindakan tegas tersebut rupanya sudah tidak berjalan lagi.

Pantauan selama beberapa minggu ini, setiap siang tampak di Jalan Jawa sejumlah mobil tampak parkir di jalan yang terdapat marka zig-zag kuning yang berarti area larangan parkir dan berhenti.

Menilai Informasi OJK Salah, Kuasa Hukum Auto Gajian Mengklarifikasi, Sebut Bukan Usaha Investasi

Kota Madiun segera Miliki Bus Wisata Gratis Mabour, Antar Wisatawan Menyusuri Berbagai Tempat Wisata

Selain itu, di lokasi tersebut juga terdapat rambu dilarang parkir hingga persimpangan lampu merah.

Pada awal diberlakukannya peraturan, setiap kendaraan sepeda motor atau roda dua yang melanggar, akan dilakukan sanksi penggembosan ban.

Sedangkan untuk kendaraan roda empat atau mobil yang melanggar, akan dikenakan sanksi penggembokan dan denda Rp 100 ribu, serta sanksi penderekan dan denda Rp 250 ribu.

Namun, kini seolah dilakukan pembiaran, sehingga menyebabkan jalan tidak lancar pada siang hari ketika lokasi tersebut digunakan untuk parkir kendaraan roda empat.

Pemkot Madiun Rintis Sekolah Tangguh, Kepsek hingga Petugas Kebersihan Jadi Pendekar Waras

Terbentur Zona Merah Covid-19, Aspirasi Forum Musisi dan Komunitas Penggemar Burung Kediri Kandas

Polisi Tabur Ribuan Benih Ikan, Wujudkan Ketahanan Pangan Kampung Tangguh di Blitar

Kepala Dinas Perhubungan Kota Madiun, Ansar Rasidi, saat dikonfirmasi, Selasa (7/7/2020) mengatakan, peraturan larangan parkir di lokasi yang terdapat marka zig-zag kuning dan lokasi yang terdapat rambu larangan parkir masih berlaku.

Namun, dia beralasan, karena pandemi virus Corona ( Covid-19 ), maka tidak dilakukan penindakan.

"Ada, ini kan situasinya masih Covid-19, masih belum dioptimalkan lagi. Situasinya kan masyarakatnya masih sedih, ini kan baru mulai new normal," kata Ansar.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved