Pemkab Jember Beri Bantuan Stimulan Bagi Perempuan Rentan Sosial dan Ekonomi

Pemerintah Kabupaten Jember kembali menggelontorkan bantuan. Bantuan diberikan kepada perempuan yang dalam kondisi rentan secara sosial dan ekonomi.

sri wahyunik/surya
Ilustrasi Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief memberikan bantuan. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember kembali menggelontorkan bantuan.

Kali ini bantuan diberikan kepada perempuan yang dalam kondisi rentan secara sosial dan ekonomi.

Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief menuturkan, perempuan penerima bantuan itu beragam seperti ibu rumah tangga dan janda.

"Ada yang menjadi tulang punggung keluarga, sementara mereka memiliki keterampilan menjahit. Jadi bantuan stimulan ini diberikan untuk menunjang perekonomian mereka," ujar Wabup Muqit, Senin (13/7/2020).

Pejabat Pemkot Kenang Kepergian Kepala DP5A Surabaya: Sosok Perempuan Tangguh dan Ramah

Tanggapan Atta Halilintar Ditanya Soal Restu Krisdayanti Nikahi Aurel, Semoga Aku Bisa Deket

Plt Kepala Dinas Sosial Wahyu Setyo Handayani menambahkan, bantuan stimulan diberikan kepada perempuan yang mengajukan.

Karenanya, bentuk bantuan diberikan sesuai dengan kebutuhan mereka.

Pada pendistribusian bantuan stimulan beberapa waktu lalu, bantuan yang diberikan berupa mesin jahit dan mesin obras.

“Bentuk bantuannya sebenarnya tidak hanya berupa mesin jahit dan mesin obras. Bantuan stimulan kami assessment berdasarkan, minat, bakat, dan terutama potensi,” ujar Wahyu.

Pemkab Malang Habiskan Rp 2 Miliar Beli Alat Swab Test Corona: Bisa Tampung 200 Sampel Setiap Hari

2 Karyawan TV Surabaya Meninggal Positif Covid-19, Gugus Tugas Jatim Dalami Klaster Kantor Media

Sebelum bantuan stimulan diberikan, ada pelatihan terlebih dahulu.

Hal itu untuk memastikan orang yang mengajukan bantuan tersebut sudah sesuai potensinya.

Diduga Korsleting Listrik, Gudang Kantor KPPN Tuban Ludes Terbakar, Kerugian Capai 20 Jutaan

Sidang Dugaan Korupsi Pejabat Pemkab Sidoarjo, Sangaji Akui Serahkan Rp 200 Juta ke Saiful Ilah

“Saya berharap ilmu menjahitnya tidak hanya cukup pada ibu-ibu saja, akan tetapi disalurkan, baik pada keluarganya ataupun tetangganya. Ajaklah mereka," imbuhnya.

Wahyu berpesan juga supaya bantuan yang telah diterima, semisal mesin jahit dan mesin obras, untuk tidak dijual, tetapi dipergunakan secara baik.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved