Breaking News:

Covid-19 Tak Pengaruhi Permintaan Benih Jagung, Advanta Kenalkan Adv Joss, Punya Ketahanan Bagus

Permintaan benih jagung di tahun 2020 ini tidak mengalami penurunan meski ada pandemi virus Corona (Covid-19). Namun mengalami masa tanam yang mundur

istimewa
Herry Kristanto (kedua dari kanan), Business Growth Lead PT Advanta Seeds Indonesia saat berbincang bersama petani dalam pengenalan varietas jagung Hibrida baru, Adv Joss di lahan pertanian Desa Sepanyul, Gudo, Jombang, Rabu (15/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sri Handi Lestari

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Permintaan benih jagung di tahun 2020 ini tidak mengalami penurunan meski ada pandemi virus Corona ( Covid-19 ).

Hanya mengalami masa tanam yang mundur, karena musim hujan yang masih turun di bulan April 2020 lalu.

"Di beberapa daerah, ada yang baru mulai tanam jagung di bulan Juli ini. Bersamaan dengan itu, kami luncurkan benih varietas jagung hibrida terbaru Adv Joss," jelas Business Growth Lead, PT Advanta Seeds Indonesia, Herry Kristanto saat sosialisasi dan unjuk pamer hasil benih Adv Joss kepada petani di kawasan Jombang, Rabu (15/7/2020).

Benih varietas jagung hibrida Adv Joss ini ditampilkan mulai dari benih, kemudian tanaman muda hingga yang sudah dipanen di lahan pertanian Desa Sepanyul, Gudo, Jombang.

Sekitar 800 petani hadir secara bergiliran dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat, untuk melihat hasilnya.

Waspada Penipuan, PLN UID Jatim Tegaskan Tak Gelar Rekrutmen Pegawai di Tengah Pandemi Covid-19

Masih Saja Temukan Layang-Layang Tersangkut, PLN Giatkan Operasi Pengamanan SUTT/SUTET

Herry Kristanto didampingi Sales Manager PT Advanta Seeds Indonesia, Danu Prasetya, menunjukkan jagung dengan benih ini berhasil tumbuh dengan baik.

"Memiliki ketahanan yang bagus untuk lahan yang dengan irigasi bekas sawah, tegalan, bahkan yang tanpa irigasi. Juga tahan terhadap hama," jelas Herry Kristanto.

Diakui Herry Kristanto, saat ini permintaan jagung hibrida dengan hasil sangat tinggi, selalu menjadi permintaan petani jagung dari waktu ke waktu. Juga mempunyai hasil yang tinggi dan rendemen yang tinggi pula.

"Dengan Adv Joss, rendemen bisa mencapai 83-85 persen. Sementara yang biasa, rata-rata rendemen hanya 70 persen," lanjut Herry Kristanto.

Cara Lain Klaim Token Listrik Gratis PLN Bulan Juli 2020 Selain Via Situs dan WhatsApp, Ada 3 Opsi

Dukung Swasembada Jagung di Indonesia, Pemkab Lamongan Berinovasi Dongkrak Provitas Jagung Petani

Danu menunjukkan, jagung dari benih ini terlihat besar dan berwarna oranye cerah.

Setelah dipotong, ternyata bonggol jagung terlihat kecil, dan biji jagung terlihat lebih besar dan rapat.

Secara spesifik, dia menjelaskan, Adv Joss mempunyai sifat utama dengan potensi hasil yang sangat tinggi, mencapai 13.5 ton pipil kering/hektare, rendemen yang tinggi, sifat toleransi terhadap kekeringan, sehingga sangat bagus ditanam di musim kemarau dan di daerah dengan potensi curah hujan yang minim seperti di Lampung, Sumbawa, Bima, Dompu.

"Toleransi terhadap penyakit bulai yang merupakan penyakit utama tanaman jagung, Adv Joss dapat diandalkan di daerah dengan stres penyakit yang cukup tinggi," tandas Herry Kristanto.

Editor: Dwi Prastika

Panen Jagung Hibrida di Bojonegoro, Gubernur Khofifah Ajak Perhutani Perbanyak Gandeng KTH

PLN UID Jatim Klaim 99,99 Persen Keluhan Berhasil Diselesaikan

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved