Breaking News:

Status Jadi Waspada, Potensi Bahaya Gunung Raung Capai 2 Km dari Puncak, Jalur Pendakian Ditutup

Status Gunung Raung, Jawa Timur, naik dari normal menjadi waspada sejak Jumat (17/7).

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Ilustrasi - Gunung Raung 

TRIBUNBANYUWANGI.COM, BANYUWANGI - Status Gunung Raung, Jawa Timur, naik dari normal menjadi waspada sejak Jumat (17/7).

Berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), potensi bahaya berada di radius dua kilometer dari sekitar kawah atau puncak Raung, yang merupakan Kawasan Rawan Bencana III.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Banyuwangi, Eka Muharram, mengatakan saat ini potensi bahaya masih berada di radius dua kilometer.

Begini Pengakuan Pria Nikahi Gadis 12 Tahun di Banyuwangi, Disetujui Ibu Angkat: Warga Risih

PKB Beri Surat Tugas ke Ahmad Munib Syafaat, Jika Selesai akan Direkomendasi Maju Pilkada Banyuwangi

Muncul 26 Kali Gempa Letusan, Status Gunung Raung di Jatim Naik Menjadi Waspada

Dengan demikian pemukiman penduduk di kawasan bencana Raung di Banyuwangi masih aman.

"Di kawasan bencana Raung terdapat di empat kecamatan. Yakni Songgon, Sempu, Glenmore, dan Kalibaru. Dengan status ini pemukiman penduduk masih aman," kata Eka.

Dalam artian, menurut Eka, status waspada Raung saat ini tidak memberikan dampak langsung yang maksimal. Namun dampaknya bisa terjadi persebaran abu yang menimbulkan gangguan pada masyarakat di empat kecamatan tersebut.

Karena itu menurut Eka, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait seperti TNI dan Polri, untuk memberikan edukasi pada masyarakat terkait potensi dampak bahaya dari peningkatan aktivitas Raung ini.

"Selain itu koordinasi juga diperlukan untuk melakukan langkah-langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu dibutuhkan," kata Eka.

Eka mengatakan, dengan adanya peringatan dini ini, BPBD juga akan menyiapkan peralatan dan personil yang dibutuhkan untuk melakukan kesiapsiagaan.

Menurut Eka, pihaknya terus melakukan pemantauan terkait peningkatan aktivitas Raung. "Kami selalu komunikasi dengan PVMBG sejauh mana ancamanan dan bahanya bagi masyarakat.

"Hasil dari identifikasi, kajian, dan pengamatan PVMGB ini akan menjadi rujukan langkah-langkah dari BPBD," katanya.

Namun yang jelas untuk saat ini, menurut Eka, masyarakat dilarang beraktivitas di radius dua kilometer dari kawah/puncak Raung.

Jalur pendakian ke Gunung Raung melalui Wonorejo, Banyuwangi, sejak Kamis (16/7) telah ditutup.

"Kami juga telah meminta Camat Kalibaru untuk melakukan pengawasan agar tidak ada pendakian," tambah Eka

Penulis: Haorrahman
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved