Breaking News:

Kakek di Bojonegoro Cabuli Siswi SMP Gegara 'Tak Tahan' Istri Sakit, Korban Dikasih Rp 20 Ribu

Tega, kakek di Kabupaten Bojonegoro cabuli tetangganya yang masih siswi SMP. Di Mapolres Bojonegoro ngaku 'tak tahan' gegara istri sakit.

SURYA/M SUDARSONO
Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan saat ungkap kasus pencabulan yang dilakukan seorang kakek, Selasa (21/7/2020)  

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Paniman (72), warga Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, tega mencabuli tetangganya GSW (14), yang masih siswi SMP.

Alasan kakek cabuli gadis 14 tahun itu karena tak kuat menahan hawa nafsunya, akibat lama tak berhubungan dengan istri yang sedang sakit.

"Sudah lama tak berhubungan dengan istri karena sakit bertahun-tahun," kata Paniman kepada polisi di Mapolres Bojonegoro, Selasa (21/7/2020).

4 Langkah Penyembelihan Kurban di Tengah Pandemi, Pusat Kesehatan Hewan Kota Batu: Hindari Ini!

Ramalan Zodiak Besok Rabu, 22 Juli 2020: Gemini Banyak Dituntut, Virgo Ambisius dan Teliti

Tindakan tak senonoh itu dilakukan di rumah Paniman pada pagi 30 Juni.

Paniman bercerita, awal mula mencabuli GSW ketika pulang dari sawah lalu dia melihat korban nonton TV dan main handphone sendirian karena orang tuanya keluar rumah.

Lalu saat masuk di rumah yang dalam kondisi sepi itu dia bertanya kepada GSW apakah sudah pernah pacaran atau belum.

Unair Pastikan Tak Ada Persyaratan Khusus Bagi Mahasiswa Baru Jalur Mandiri

Gadis Dibawah Umur Terlibat Peredaran Narkoba Kota Malang, Tukar Vapor dengan Sabu dan Ganja

Tanpa pikir panjang dia langsung dia melancarkan aksinya sekitar 2 menit.

"Setelah melakukannya saya pulang dan memberi korban uang Rp 20 ribu," terang kakek berusia setengah abad lebih itu.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan menyatakan, aksi pelaku ini terungkap saat korban melaporkan apa yang dialami kepada orang tuanya yang baru pulang.

Kemudian orang tua GSW ini lapor polisi, hingga akhirnya pelaku ini ditangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan barang bukti hasil visum, pakaian, sprei dan uang tunai Rp 20 ribu yang diberikan pelaku ke korban seusai mencabuli.

"Sudah ditahan, tersangka dijerat UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, ancaman maksimal 15 tahun," pungkasnya.

Penulis: M Sudarsono

Editor: Heftys Suud

Penulis: M Sudarsono
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved