Virus Corona di Lamongan
Jaringan Internet Jadi Masalah Siswa Lamongan Belajar Daring, Dindik Sarankan Pakai Wifi Balai Desa
Proses belajar mengajar secara daring di masa pandemi Covid-19 menyusahkan dunia pendidikan, tak terkecuali siswa di Lamongan.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Arie Noer Rachmawati
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Proses belajar mengajar secara daring di masa pandemi Covid-19 menyusahkan dunia pendidikan, tak terkecuali siswa dan para wali siswa.
Termasuk di Kabupaten Lamongan, ternyata masih banyak dikeluhkan oleh para siswa, utamanya mereka yang tinggal di wilayah pedesaan jauh dari jangkauan jaringan internet.
Ekonomi pas-pasan juga menjadi alasan mereka tidak mendapatkan 'layanan' internet secara layak.
• VIRAL Kasus Gilang Predator Fetish Kain Jarik, Bocor Nasib Terbaru Pelaku hingga Cuitan Ernest
Para siswa mengeluhkan lambatnya jaringan internet di smartphone mereka.
Bahkan ada juga yang sama sekali tak paham dengan teknologi penggunaan gudget modern sekarang.
Menyikapi itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Adi Suwito menyarankan siswa agar mengunakan fasilitas internet yang tersedia di kantor desa saat proses belajar secara daring.
• Inggris Pernah Punya Niat Bantu Malaysia Bom Jakarta, Tapi Soekarno Tak Takut karena 1 Senjata Ini
• FAKTA Viralnya Gilang Predator Fetish Kain Jarik, Kedok Mahasiswa hingga Incar Maba dan Anak SMA
Ia menyebut proses belajar mengajar secara daring di Lamongan masih belum bisa berjalan dengan baik.
Selain gangguan internet sejumlah orang tua siswa juga tidak memiliki gawai android.
"Terus terang problem yang kita hadapi saat belajar daring ini internet dan tidak dimilikinya HP, " kata Adi kepada TribunJatim.com, Kamis (30/7/2020).
• OTG Covid-19 Gresik Dituding Keluyuran, Keluarga Bantah: Itu ke RS Surabaya Ambil Obat dan Vitamin
Untuk itu ia menyarankan untuk kepada para siswa agar memanfaatkan internet gratis di balai desa.
Bahkan ada juga desa yang memasang belasan titik internet, seperti di Desa Bakalanpule Kecamatan Tikung.
Diakui, proses belajar mengajar di masa pandemi memang membutuhkan waktu ekstra karena adanya berbagai kendala.
• Rapid Test Murah di Stasiun Madiun Buka Mulai Hari Ini, Penumpang KA Jarak Jauh Bayar Rp 85 ribu
Bagi para siswa yang tidak memiliki HP android.
Mereka masih bisa melakukan kegiatan belajar, para siswa akan dikunjungi oleh guru di rumah siswa masing-masing.
Jadi ada program guru kunjung, di mana para guru bertandang ke lokasi siswa tinggal.
• Cerita Ibu Yodi Prabowo soal Sakit Anaknya, Mengeluh Gatal, Nyantai, Endingnya ke Dokter Diam-diam