Breaking News:

1 Dokter Positif Covid-19, 27 Perawat di IGD RSUD Sogaten Langsung Dikarantina di Asrama Haji Madiun

Sebanyak 27 perawat yang bekerja di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sogaten, dikarantina di Asrama Haji, Kota Madiun.

unsplash/Viktor Forgacs
ILUSTRASI Kasus Corona atau Covid-19 di dunia. 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Seorang dokter positif Covid-19, sebanyak 27 perawat yang bekerja di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sogaten dikarantina di Asrama Haji, Kota Madiun.

Direktur RSUD Sogaten Agus Nurwahyudi mengatakan, para tenaga medis ini dikarantina setelah seorang dokter di IGD dinyatakan positif Covid-19.

Selain perawat, ada tiga dokter yang menjalani karantina mandiri. Begitu juga dengan dokter yang terkonfirmasi positif Covid-19 juga menjalani karantina mandiri.

“Ada 27 perawat diisolasi mandiri di asrama haji Kota Madiun. Sementara tiga dokter menjalani isolasi mandiri,” kata Agus, Rabu (5/8/2020).

Agus mengatakan, dokter yang dinyatakan positif Covid-19 berstatus orang tanpa gejala dan tak memiliki penyakit bawaan. Belum diketahui dari mana dokter ini tertular.

Dia menjelaskan, dokter yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini menjalani tes swab karena pernah menangani pasien yang kemudian dinyatakan positif Covid-19.

Gelar Rapid Test Acak, Terungkap Sumber Penularan Covid-19 di Tulungagung

Saat ini, hasil swab yang dilakukan petugas Dinas Kesehatan Kota Madiun terhadap 30 tenaga medis masih belum keluar. Selain 30 tenaga medis, keluarga dokter yang dinyatakan positif Covid-19 juga akan menjalani tes swab.

Selain pemeriksaan 30 tenaga medis, IGD rumah sakit milik Pemkot Madiun juga ditutup selama 12 jam untuk sterilisasi ruangan dan alat-alat kesehatan.

Selain melakukan karantina, juga dilakukan
pembersihan atau sterilisasi di ruang IGD sejak Selasa (4/8/2020) kemarin mulai sekitar pukul 10.00 hingga tengah malam kemarin. Pelayanan di UGD sempat dihentikan sekitar 12 jam.

Agus mengatakan pelayanan IGD kembali dibuka sejak Rabu (5/8) pagi, setelah dilakukan sterilisasi ruangan dan alat-alat kesehatan secara menyeluruh.

Pembersihan tidak hanya dengan menyemrotkan cairan disinfektan saja, namun juga dengan menyinari menggunakan sinar ultraviolet sehingga ruangan IGD steril dan aman untuk melakukan pelayanan kesehatan.

Agus menjamin saat ini kondisi RSUD Sogaten aman bagi seluruh warga yang ingin berobat. Ia juga memastikan, karantina terhadap 30 tenaga medis ini tidak akan mengganggu operasional IGD RSUD Sogaten.

“Semua unit pelayanan jalan dan aman semuanya,” imbuhnya. (rbp)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Januar AS
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved