Virus Corona di Jember

UPDATE CORONA di Jember Minggu 9 Agustus, Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Capai 70 Persen

Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Jember di angka 70 persen. Tren peningkatan kesembuhan pasien Covid-19 terjadi sejak 26 Juli 2020.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dwi Prastika
Shutterstock
Ilustrasi virus Corona 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Semakin banyak pasien positif virus Corona ( Covid-19 ) di Jember yang sembuh.

Berdasarkan data sampai dengan Sabtu (8/8/2020), jumlah pasien sembuh mencapai 308 orang, dari total positif 425 orang, atau 72,47 persen sembuh.

Sedangkan pasien yang masih dirawat mencapai 102 orang, atau 24 persen.

Untuk kasus pasien Covid-19 yang meninggal dunia 15 orang, atau 3,53 persen.

Data ini setelah ada perkembangan pada 8 Agustus 2020, yakni dengan tambahan sembuh baru sebanyak 21 orang, kasus positif baru ada satu orang, dan satu orang meninggal dunia.

Bupati Jember Faida yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jember mengatakan, ada perkembangan yang semakin baik dalam penanganan pasien Covid-19 di Jember.

KA Pandanwangi Jember-Banyuwangi Bakal Beroperasi Kembali, Berikut Syarat yang Perlu Diperhatikan

Kecelakaan Maut Mobil Bak Terbuka Mengangkut Orang Tabrak Warung di Jember, Sempat Terguling 2 Kali

"Jumlah pasien yang sembuh semakin meningkat," ujar Faida, Minggu (9/8/2020).

Bahkan data terakhir, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di angka 70 persen.

Tren peningkatan kesembuhan pasien Covid-19 terjadi sejak 26 Juli 2020, dan terus meningkat sampai memasuki pekan kedua Agustus ini.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jember, Gatot Triyono, menambahkan angka kematian pasien Covid-19 di Kabupaten Jember lebih rendah dari rata-rata nasional dan Provinsi Jawa Timur.

Belasan Ribu Mahasiswa Universitas Jember Dapat Bantuan Keringanan UKT di Tahun Akademik 2020/2021

IAIN Jember Rancang Wisuda Drive Thru 650 Mahasiswa, Bupati Faida: Harus Totalitas Protokol Covid-19

Angka kematian di tingkat Provinsi Jawa Timur sebesar 8 persen, sedang tingkat nasional sebesar 5 persen, dan di Jember 3,53 persen.

“Persentase pasien Covid-19 meninggal di Kabupaten Jember lebih rendah dari tingkat provinsi dan nasional,” imbuh Gatot Triyono.

Rendahnya tingkat kematian itu, lanjutnya, tidak lepas dari upaya proaktif gugus tugas dalam melakukan pelacakan terhadap orang yang terpapar dengan melakukan rapid test dan swab secara masif.

“Sehingga, begitu diketahui positif, si pasien kesehatannya masih cukup baik. Tentu saja itu membuat proses kesembuhan lebih cepat,” pungkas Gatot Triyono.

Editor: Dwi Prastika

Ibu di Jember Tewas Ditabrak Mobil di Jalan Raya Tayeng, Korban Terpental Masuk Sungai Bondoyudo

Buk Brombong Ngantru Tulungagung Jadi Black Spot, Usulan Pelebaran Terkendala Pandemi Covid-19

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved