Breaking News:

Mayat Berlumur Darah di Akses Suramadu Ternyata Bocah 15 Tahun, Keluarga Pilu: Pamitnya ke Warkop

Mayat berlumur darah di akses menuju Jembatan Suramadu ternyata bocah berusia 15 tahun. Keluarga jemput tahu dari FB: ia pamit ke warung kopi.

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra bersama anggota Satreskrim dan Tim Labfor Polda Jatim di gardu terbuat dari bambu, sekitar 50 meter dari lokasi mayat Mr X ditemukan di akses menuju Jembatan Suramadu, Desa Petapan Kecamatan Labang, Senin (10/8/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Terungkap identitas mayat dengan wajah berlumuran darah di lahan kosong akses menuju Jembatan Suramadu, Desa Petapan Kecamatan Labang, Bangkalan.

Mayat tersebut diketahui bernama Moch Zaini Ferdiansyah (15).

Ia beralamatkan Bagong Ginayan RT 09/RW 03, Kelurahan Ngagel, Kecamatan Wonokromo, Surabaya.

Jeritan Nenek Saat Tahu Ular di Tubuh, Mata Disembur Bisa Saat Bangun Tidur, Lihat Endingnya!

Partai Demokrat Temui KPU RI, Siap Lancarkan Pilkada 2020 di Tengah Pandemi Covid-19: Baik dan Aman

"Keluarganya datang dengan membawa identitas berupa Kartu Keluarga," ungkap Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP Bahrudi, Rabu (11/8/2020) petang.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan pihak keluarga, Zaini keluar rumah menggunakan Yamaha Mio tahun 2010 berwarna merah pada Minggu (9/8/2020).

"Ia pamit ke warung kopi sekitat pukul 22.00 WIB. Ia juga membawa HP Vivo warna silver," jelasnya.

Partai Demokrat Temui KPU RI, Siap Lancarkan Pilkada 2020 di Tengah Pandemi Covid-19: Baik dan Aman

Rieta Amilia Tak Sudi Rugi Turuti Menantu Soal Rumah, Minta 50 Persen Saham, Raffi: Nggak Bisa

Keesokan harinya, lanjut Bahrudi, ibunya menghubungi ponselnya, Senin (10/8/2020) sekitar pukul 07.00 WIB. Namun sudah dalam kondisi tidak aktif.

"Warga menemukan jenazah Zaini pada Selasa (11/8/2020) pada pukul 06.00 WIB," ujar Bahrudi.

Informasi tentang penemuan mayat di akses menuju Jembatan Suramadu diketahui pihak keluarga melalui postingan foto di media sosial Facebook (FB).

"Tetangga korban menyampaikan ke pihak keluarga bahwa postingan foto di FB menyerupai wajah anaknya," paparnya.

Bahrudi menambahkan, Zaini diduga sebagai korban perampasan dan pembunuhan karena motor dan ponselnya tidak ditemukan di lokasi.

"Saat ini kami melakukan serangkaian penyelidikan. Mohon doanya semoga lekas terungkap," pungkas Bahrudi.

Penulis: Ahmad Faisol

Editor: Heftys Suud

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved