Virus Corona di Gresik
Okupansi Kamar Pasien Covid-19 di Gresik Aman, Kasus Positif Hampir 3 Ribu: Masyarakat Harus Waspada
Kasus virus Corona di Kabupaten Gresik hampir tembus 3 ribu. Jubir Satgas drg Saifudin Ghozali klaim okupansi kamar pasien dalam kondisi aman.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Data virus Corona ( Covid-19 ) terbaru di Kabupaten Gresik hampir tembus 3 ribu, Sabtu (12/9/2020).
Terkait itu, jumlah okupansi kamar pasien Covid-19 di rumah sakit yang ada di Kabupaten Gresik diklaim masih dalam kondisi aman.
Juru Bicara Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gresik, drg Saifudin Ghozali mengatakan jika pada hari ini ada tambahan 16 pasien positif Covid-19.
• Pelanggar Protokol Kesehatan di Surabaya Bakal Kena Denda, Pemkot Godok Perwali: Secepatnya
• Pura-pura Batuk di Depan Penjaga Toko, Pria Gresik Embat Elpiji 3 Kg, Nasib Berakhir di Tangan Warga
Disamping itu, 20 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh.
"Total ada 2.904 terkonfirmasi positif Covid-19 di Gresik. Rinciannya 2.407 yang sudah sembuh," ucap Ghozali, Sabtu (12/9/2020).
Kemudian 316 pasien positif Covid-19 sedang menjalankan isolasi mandiri dan dirawat.
• Satpol PP Bergerak Tertibkan Protokol Covid-19, Warga Jatim Melanggar: Siap-siap Denda Rp 250 Ribu
• Hari Ini Karantina Ponpes Darussalam Blokagung Usai, Santri Balik Makan Sayur Pepaya, Kita Belajar
Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan itu mengatakan jumlah kamar pasien Covid-19 di seluruh rumah sakit di Kabupaten Gresik dalam status aman.
Tidak ada rumah sakit yang mengalami overload karena banyaknya menangani pasien Covid-19. Total ada 15 rumah sakit baik milik Pemkab maupun swasta yang berdiri di Gresik. Ketersediaan kamar masih longgar dan banyak.
"Di pondok rehabilitasi dan observasi Covid-19 stadion gelora joko samudro masih banyak. Dari 140 kamar baru terisi 34. Masih aman," terangnya.
Kondisi di kota pudak saat ini masih berstatus zona oranye. Pihaknya juga menekankan agar masyarakat tetap waspada.
Dengan cara menegakkan protokol kesehatan saat keluar rumah. Rajin cuci tangan dan menggunakan masker.
Direktur RSUD Ibnu Sina, dr Endang Puspitowati menambahkan jika di rumah sakit milik pemkab itu masih banyak kamar yang kosong.
Jumlah pasien Covid-19 yang dirujuk ke rumah sakit plat merah itu pada bulan ini tergolong menurun dibanding bulan Juni dan Juli lalu.
"Saat ini hanya terisi 50 persen saja dari total jumlah kamar," tuturnya.
Menurutnya, banyak pasien positif Covid-19 yang berstatus orang tanpa gejala (OTG) dirujuk ke stadion Gelora Joko Samudro. Kemudian, ada pula yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Hal ini yang membuat ketersediaan kamar di rumah sakit masih cukup.
Penulis: Willy Abraham
Editor: Heftys Suud