Bertemu UMKM Kota Madiun, Anggota DPRD Jawa Timur Y Ristu Nugroho Dapat Masukan Soal Pertanian
Anggota DPRD Jawa Timur, Y Ristu Nugroho bertemu dengan UMKM Kota Madiun. Sejumlah masukan pun diterima anggota Fraksi PDI Perjuangan ini.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Bobby Constantine
TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Anggota DPRD Jawa Timur, Y Ristu Nugroho bertemu dengan sejumlah kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM ) asal Kota Madiun, Rabu (16/9/2020).
Sejumlah masukan pun diterima anggota Fraksi PDI Perjuangan ini pada acara serap aspirasi (Reses) II 2020 DPRD Jawa Timur tersebut.
Di antaranya terkait dengan pertanian dan peternakan.
"Kami mengusulkan program pengembangan pertanian di Kota Madiun. Sebab, kami melihat kelompok pertanian di Kabupaten (Madiun) sudah jalan, kami mengusulkan mengadopsi program serupa," kata perwakilan kelompok UMKM Kota Madiun, Bambang Harijono di hadapan Y Ristu Nugroho.
Menurut Bambang, Kota Madiun memiliki basis pertanian dan peternakan yang bisa dikembangkan.
"Kami siap untuk menjalankan program tersebut apabila (pemerintah) provinsi bisa memberikan bantuan," lanjut pria yang akrab disapa Bambang Gondrong ini.
• Razia Protokol Kesehatan di Kota Madiun, 4 Orang Terjaring Tak Pakai Masker, Denda Rp 50.000-75.000
Merespons usulan tersebut, Y Ristu Nugroho mengaku terkejut.
"Kenapa program (bantuan) pertanian baru kami berikan ke masyarakat kabupaten, sebab kami tak menduga adanya potensi pertanian di kota," kata Ristu di tempat yang sama.
"Ternyata, masih ada laham pertanian di kota. Tentunya, usulan ini harus ada sentuhan dari pemprov. Sehingga, kami akan mengarahkan beberapa program di Pemprov Jawa Timur untuk menyentuh kelompok petani di Kota Madiun," kata anggota DPRD Jawa Timur dapil XI Madiun (kabupaten/kota) dan Nganjuk ini.
Tak sendiri, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI dari dapil yang sama.
• Pemutihan Denda Keterlambatan Pajak Kendaraan di Masa Pandemi Covid-19 Diminati Warga Jawa Timur
"Sehingga, bukan hanya berasal dari program pemerintah provinsi saja, juga bisa dibantu dari pusat," katanya.
Diakui oleh pihaknya, bahwa program bantuan untuk pertanian melalui jaring aspirasi serupa telah mengalir di Kabupaten Madiun.
Sejumlah bantuan tersebut di antaranya untuk alat pertanian hingga bantuan benih porang.
"Kalau di kabupaten, sudah banyak (program) yang jalan. Di antaranya, kami juga membuat beberapa sumur untuk mengatasi kekeringan beberapa lahan pertanian," katanya.
• Merayakan Galungan, Umat Hindu Tulungagung Mendoakan Indonesia Terbebas dari Virus Corona