Breaking News:

Bromo Jadi Sasaran Sosialisasi Prokes CHSE, Kemenparekraf: Siap Pacu Sektor MICE

Di Jawa Timur, Gunung Bromo salah satu dari 9 destinasi di Indonesia yang dipilih Kemenparekraf RI untuk mensosialisasikan protokol kesehatan yang ses

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Yoni Iskandar
tony hermawan/Tribunjatim
Suasana di Penanjakan Gunung Bromo 

 TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meninjau penerapan protokol kesehatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition atau MICE di tempat destinasi wisata.

Di Jawa Timur, Gunung Bromo salah satu dari 9 destinasi di Indonesia yang dipilih Kemenparekraf RI untuk mensosialisasikan protokol kesehatan yang sesuai dengan CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability).

Tak diragukan saat ditinjau destinasi wisata Bromo, betul-betul menerapkan protokol kesehatan MICE secara ketat.

Misalnya, pertama kali yang musti dilakukan pelancong saat ingin ke Bromo

adalah mem-bookingtiket melalui online dengan mengunjungi website https://bookingbromo.bromotenggersemeru.org.

Selain menerapkan registrasi secara online, wisatawan wajib membawa surat keterangan sehat.

Jika tidak membawa, petugas penjaga tak segan melarang wisatawan masuk ke kawasan Bromo lantaran tak bisa menunjukkan surat keterangan sehat.

Pembubaran Acara KAMI Bukan Karena Keamanan Nasional, Mahfud MD: Kalau Berkerumun Ya Dibubarkan

Kisah Arya Putra, Anak Driver GoCar Surabaya yang Dapat Beasiswa Gojek, Sempat Tunda Kuliah Setahun

Ini Jadwal Duel Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi di Fase Grup Liga Champions

Rupanya, protokol kesehatan MICE juga berlaku bagi para pelaku wisata. Misalnya para pemilik penyewaan mobil jeep yang biasa digunakan pelancong untuk menikmati sunrise di Bromo.

Jika biasanya kapasitas mobil jeep bisa mengangkut 5 orang, sekarang hanya bisa 3 orang. Bahkan di dalam jeep juga terpasang sekat plastik, untuk meminimilasir kontak.

Para pedagang toko warung makan atau oleh-oleh juga selalu mengenakan masker saat melayani pembeli. Tak hanya itu pihak TNBTS memberikan tanda bulat-bulat di top view penanjakan menjadi penunjuk agar wisatawan bisa saling jaga jarak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved