Breaking News:

Demo Penolakan Omnibus Law di Malang

Seusai Lakukan Pemeriksaan, Polresta Malang Kota Mulai Pulangkan Pendemo Tolak Omnibus Law

Seusai dilakukan pemeriksaan, Polresta Malang Kota mulai memulangkan beberapa pengunjuk rasa anarkis tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja, Jumat (9/10/20

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Pipin Tri Anjani
TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
Orang tua dari pengunjuk rasa yang diamankan oleh Polresta Malang Kota. Nampak para orang tua tersebut sedang menunggu anaknya menjalani pemeriksaan di Reskrim Polresta Malang Kota, Jumat (9/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Seusai dilakukan pemeriksaan, Polresta Malang Kota mulai memulangkan beberapa pengunjuk rasa anarkis tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja, Jumat (9/10/2020).

Nampak dari pantauan TribunJatim.com pada pukul 18.25 WIB, ruangan Reskrim Polresta Malang Kota mulai didatangi para orang tua dari pengunjuk rasa yang diamankan oleh Polresta Malang Kota.

Selain itu para orang tua tersebut juga membawa pengacara untuk memberikan pendampingan hukum saat anak mereka menjalani pemeriksaan.

Dari pantauan TribunJatim.com di lokasi, juga nampak beberapa pengunjuk rasa mulai dipulangkan oleh Polresta Malang Kota. Dan mereka terlihat satu persatu, keluar dari halaman Mapolresta Malang Kota.

37 Orang dari 634 Pendemo Omnibus Law yang Ditahan Polda Jatim Reaktif Covid-19 Saat di Rapid Test

Diajak Pacar Berhubungan Badan di Kebun Jagung, Gadis 16 Tahun di Ponorogo Melahirkan Bayi Perempuan

Salah satu kuasa hukum dari orang tua pengunjuk rasa, Firdaus mengatakan bahwa pihaknya memberikan pendampingan hukum kepada 7 orang pengunjuk rasa yang diamankan oleh Polresta Malang Kota.

"Sejak kemarin kami telah ditunjuk oleh beberapa orang tua, untuk melakukan pendampingan hukum. Dan dari pengamatan kami, tidak ada pelanggaran hukum dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak kepolisian," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Ia menjelaskan bahwa tujuh kliennya tersebut bisa bebas pada malam ini. Karena terbukti tidak melakukan tindak pidana saat kegiatan unjuk rasa anarkis tersebut berlangsung.

"Sebenarnya tidak hanya klien kami yang bebas pada malam ini, namun beberapa pengunjuk rasa yang diamankan juga telah bebas pada malam ini. Dan menurut Kanit Reskrim Polresta Malang Kota, yang bebas (pengunjuk rasa) pada hari ini adalah yang tidak terbukti melakukan tindak pidana," bebernya.

Tak Tahu Anaknya Ikut Demo, Ibu Asal Gresik Ini Terisak Lihat Sang Putra Dibebaskan Polda Jatim

Nasib Apes Kawanan Copet Gagal Beraksi di Angkot, Sopir Teriak, Jimat Tali Pocongnya Tak Lagi Ampuh

Sementara itu, salah satu orang tua dari mahasiswa yang ikut dalam aksi unjuk rasa anarkis, Priyandi menerangkan bahwa anaknya telah meminta ijin untuk berangkat demo.

"Dan menurut penuturannya, dia itu tidak melakukan aksi anarkis sama sekali. Karena saat peristiwa anarkis itu terjadi, ia langsung mundur ke belakang dan menonton dari belakang," jujurnya.

Priyandi yang didampingi sang istri tersebut datang ke Polresta Malang Kota sekitar pukul 16.30 WIB. Untuk melihat dan mencari tahu kondisi dari sang anak.

"Tadi saya lihat kondisinya baik baik saja. Semoga anak saya dapat segera pulang pada malam ini," pungkasnya.

Editor: Pipin Tri Anjani

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved