Breaking News:

Diduga Terjadi Korupsi Penggemukan Hewan di RPH Kota Malang, Kejari Periksa 14 Saksi

Terkait dugaan korupsi penggemukan hewan di RPH Kota Malang. Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kota Malang periksa 14 orang.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kota Malang, Dino Kriesmiardi. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Kota Malang lakukan penyelidikan dan penyidikan kasus.

Hal itu terkait dengan adanya dugaan korupsi penggemukan hewan di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Malang kisaran tahun 2017 - 2018.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kota Malang, Dino Kriesmiardi mengatakan hingga saat ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan 14 orang.

Baca juga: Capaian PNBP Dalam Layanan Kekayaan Intelektual Jatim Sudah Melebihi Target

Baca juga: 22 Daerah Jatim Berpotensi Terdampak La Nina, Gubernur Khofifah Siapkan Antisipasi Hulu ke Hilir

"Pada Senin (19/10/2020), kami telah lakukan pemeriksaan sebanyak 14 orang saksi. Kami juga sudah berkoordinasi dengan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Perwakilan Provinsi Jawa Timur di Surabaya, terkait perhitungan kerugian negara. Kami akan segera ekspos hasilnya bersama BPKP," ujarnya kepada TribunJatim.com, Rabu (21/10/2020).

Ia menjelaskan pada saat ini jumlah kerugian masih belum dapat dipastikan.

"Namun diperkirakan kerugiannya lebih dari Rp 1 miliar," tambahnya.

Baca juga: Kaget Lihat Pohon Tumbang di Jalan Desa Bangoan, Pemuda 20 Tahun Tewas Gegara Rem Mendadak

Baca juga: Agribisnis UTM, UNS Solo, Massey University New Zealand Gelar International Joint Lecture

Dirinya menerangkan 14 saksi yang diperiksa tersebut adalah 8 orang dari RPH, 2 orang dari BPKAD, 3 orang dari badan pengawas RPH, dan 1 orang dari Dinas Pertanian.

"Kemungkinan jumlah saksi yang akan kam panggil bisa bertambah. Nanti saksi yang sudah diperiksa, ada yang akan kami panggil ulang untuk pendalaman pemeriksaan," bebernya.

Selain melakukan pemeriksaan dan penyidikan saksi, Kejari Kota Malang juga melakukan penyidikan kepada beberapa alat bukti.

"Proses penyidikan alat bukti akan terus kami gali. Saat ini sudah ada beberapa alat bukti diantaranya dokumen penyertaan modal, permohonan pengajuan proposal, proses pencairan dan perjanjian penggemukan sapi," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved