Pemprov Jatim akan Bangun Trotoar Jalan Suhat pada Juni 2026

emerintah Provinsi Jawa Timur dikabarkan akan membangun trotoar Jalan Sukarno-Hatta pada Juni 2026. Informasi itu disampaikanMalang,

Penulis: Benni Indo | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Benni Indo
Situasi Jalan Sukarno Hatta setelah pembangunan drainase. Pemprov Jatim berencana bangun trotoar pada Juni 2026 ini. Pemkot Malang mengusulkan bahan pembangunan trotoar dari batu andesit. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana membangun trotoar Jalan Soekarno-Hatta (Suhat) Kota Malang mulai Juni 2026.
  • DPUPR-PKP Kota Malang mengusulkan penggunaan material batu andesit karena dinilai lebih kuat, alami, dan artistik.
  • Pembangunan trotoar sepanjang 1,3 km ini merupakan lanjutan dari proyek drainase yang telah rampung pada Januari 2026.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, MALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Timur dikabarkan akan membangun trotoar Jalan Sukarno-Hatta pada Juni 2026. Informasi itu disampaikan oleh Kepala DPUPR-PKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto saat ditemui di Balai Kota Malang, Kamis (23/4/2026).

DPUPR-PKP Kota Malang mengusulkan agar pembangunan trotoar tersebut berbahan material batu andesit. Dandung menjelaskan, usulan menggunakan bahan batu andesit itu karena bahannya kuat.

“Kemudian batu alam sehingga lebih alami, lebih artistik juga daripada batako atau paving,” paparnya, Kamis (23/4/2026).

Saat diwawancarai, Dandung berharap pengerjaan trotoar bisa lebih cepat, meskipun informasi yang ia terima akan dilakukan oleh Pemprov Jatim pada Juni 2026.

Pengerjaan itu dirasa bisa segera dikerjakan dan diselesaikan agar fungsi sebagai fasilitas publik bisa segera dinikmati masyarakat.

“Pemprov Jatim kemungkinan Juni dikerjakan. Mulai dikerjakan,” terangnya.

Dandung juga menjelaskan kemungkinan adanya alokasi anggaran dari Pemkot Malang. Namun alokasi anggaran tersebut belum bisa digunakan pada tahun ini.

Baca juga: Kembalikan Ruang Hijau di Kawasan Suhat Kota Malang, Polinema Tanam Pohon Tabebuya

Alokasi anggaran yang diambil dari APBD Kota Malang itu rencananya digunakan untuk perawatan atau penambahan fasilitas.

"Misal belum ada bolanya, ya kami tambahkan bola agar tidak ada kendaraan yang parkir di trotoar,” ujarnya.

Dalam hal lain, Dandung mengatakan bahwa pekerjaan trotoar sudah sepaket dengan pekerjaan drainase. Seluruhnya dikerjakan langsung oleh Pemprov Jatim.

Pembangunan trotoar atau pedestrian hanya akan dilakukan di sisi barat atau tepatnya di atas drainase yang telah rampung dibangun. 

Panjang trotoar Suhat mencapai 1,3 kilometer dengan lebar 3,5 meter. Trotoar di Jalan Suhat diharapkan dapat menjadi fasilitas publik, baik untuk olahraga atau kegiatan lainnya. Namun tidak diperuntukkan untuk membuka warung.

Pemkot Malang ingin membangun trotoar di Jalan Suhat seperti di Jalan Basuki Rahmat, atau koridor Kayutangan Heritage. 

Proyek drainase Jalan Suhat rampung pada Januari 2026 setelah sempat dikebut hingga akhir 2025. Proyek tahap pertama ini memiliki panjang 1.300 meter. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved