Penanganan Covid
Bangun Kedisiplinan Warga Saat Pandemi, Wali Kota Malang: Pendidikan Karakter Harus Sejak Dini
Pemerintah Kota Malang terus mengimbau masyarakat agar terus menjaga kedisplinannya di saat pandemi virus Corona.
Penulis: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Rifki Edgar
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemerintah Kota Malang terus mengimbau masyarakat agar terus menjaga kedisplinannya di saat pandemi virus Corona ( Covid-19 ).
Disiplin yang dimaksud ialah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan saat beraktivitas.
Di kehidupan yang adaptif saat ini, Wali Kota Malang, Sutiaji memberikan sebuah tips bagaimana membiasakan diri untuk tetap disiplin.
Salah satunya ialah dengan menguatkan pendidikan karakter sejak dini. Agar nantinya terbangun nilai-nilai kedisiplinan dari masyarakat itu sendiri.
"Ketika awal pandemi dulu kita mengajak disiplin itu susah sekali. Karena itu belum terbangun. Jadi paradigma pendidikan karakter itu sangat penting. Kalau sudah terbentuk, kedisiplinan agar terbangun dengan sendirinya," ucapnya.
Baca juga: Respons Warga Terkait Rencana Penutupan Jalan di Kawasan Kayutangan Heritage Kota Malang
Baca juga: Harga Tiket Masuk Malang Night Paradise, Tempat Wisata Buat Liburan Akhir Pekan, Ada Promo Spesial
Sutiaji mengatakan, tingkat kedisiplinan masyarakat Kota Malang saat ini sudah mencapai 90 persen. Oleh karenanya, masih ada sisa 10 persen yang menjadi pekerjaan rumah (PR) dirinya untuk mendisiplinkan lagi masyarakat.
Salah satu caranya ialah, dengan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui operasi yustisi yang rutin digelar setiap sebulan tiga kali.
"Ketika karakter itu terbangun, masyarakat jadi dapat menggerakkan dirinya. Nantinya akan muncul sebuah ketangguhan terhadap bencana alam maupun nonalam," ucapnya.
Dengan terbentuknya karakter itulah, kata Sutiaji, kampung tangguh di Kota Malang bisa terbentuk saat pandemi Covid-19. Perlahan namun pasti, kata dia kesadaran masyarakat mulai terbentuk.
Baca juga: Kuota Liburan ke Bromo & Pendakian Gunung Semeru Full Saat Libur Panjang, Slot Akhir Tahun Tersedia
Baca juga: Akibat Tak Kuat Menahan Beban Sampah Daun, Atap Galvalum Sentra Kuliner Sriwijaya Kota Malang Roboh
Oleh karenanya, sebagai kepala daerah kata dia harus diimbangi juga dengan pembangunan infrastruktur. Sekaligus menguatkan kembali perekonomian masyarakat dan kesehatan masyarakat.
"Pembangunan kita mengarah ke kota sehat. Jadi pembangunan kita harus seimbang antara membangkitkan perekonomian dan menangani Covid-19. Gas dan rem harus kita terapkan," tandasnya.
Editor: Dwi Prastika
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/wali-kota-malang-sutiaji-pada-31-oktober-2020.jpg)