Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Masa Pandemi, Ketua PKK Nganjuk Ingatkan Peran Orang Tua Awasi Pemanfaatan Teknologi Komunikasi

Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk, Yuni Sophia Rahma Hidayat mengatakan diperlukan pengawasan dan pendampingan dalam penggunaan teknologi pada anak-anak.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Pipin Tri Anjani
SURYA/Achmad Amru Muiz
Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk, Yuni Sophia Rahma Hidhayat (tengah) saat menyampaikan materi dalam Webinar dalam rangka HUT Kesehatan ke 56. 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Di era digitalisasi masa Pandemi Covid-19, keluarga memiliki peran cukup penting. Ini dikarenakan anak-anak termasuk orang dewasa menggunakan teknologi untuk komunikasi dalam berbagai kegiatan.

Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk, Yuni Sophia Rahma Hidhayat menjelaskan, dalam penggunaan teknologi untuk berkomunikasi tersebut cukup luas hingga tidak terbatas bidangnya.

Untuk itu, diperlukan pengawasan dan pendampingan dalam penggunaan teknologi untuk komunikasi tersebut terutama pada anak-anak.

"Orang tua harus dapat menjalankan manajemen keluarga dengan baik dalam menghadapi penggunaan teknologi komuikasi tersebut. Itu untuk menghindari hal-hal yang tidak diharapkan dan diinginkan terjadi dalam satu kelularga," kata Yuni Sophia Rahma Hidhayat, dalam Webinar peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 56 di Kabupaten Nganjuk, kemarin.

Dijelaskan Yuni Sophia Rahma Hidhayat, dewasa ini penggunaan teknologi komuniasi dengan adanya Pandemi Covid-19 cukup tinggi.

Dimana teknologi komunikasi tersebut tidak hanya untuk menunjang bekerja dan belajar, tetapi juga untuk hiburan dan sebagainya.

Baca juga: Jumlah Warga yang Berbelanja Meningkat, Pertokoan Menjadi Pantauan Satgas Covid-19 Nganjuk

Baca juga: Tiga Program Andalan Menjadi Strategi Penurunan Angka Kasus Gizi Buruk di Kabupaten Nganjuk

Bahkan, pemanfaatan teknologi komunikasi itu tidak hanya untuk yang positif saja, melainkan juga ada dampak negatifnya.

Untuk manajemen keluarga dalam pemanfaatan teknologi komunikasi itu sendiri, ungkap Yuni Sophia Rahma Hidhayat, bisa meliputi komunikasi efektif, mengubah lingkungan, membiasakan tatap muka, menghindari kekerasan, melakukan win-win solution (tidak ada yang menang/kalah), serta koreksi diri untuk orang tua.

"Tentunya apabila manajemen keluarga tersebut bisa dijalankan dengan baik oleh orang tua maka dampak negatif dari pemanfaatan teknologi komunikasi tersebut bisa diminimalisir dengan baik. Sehingga keluarga bisa terselamatkan dari dampak negatif pemanfaatan teknologi komunikasi tersebut," ucap Yuni Sophia Rahma Hidhayat.

Sementara Ketua IDI Cabang Nganjuk, dr Arif Subianto mengambahkan, pihaknya berharap para orang tua sekarang ini harus bisa berhati-hati dalam memberi kebebasan terutama pada anak untuk menggunakan teknologi komunikasi seperti Smartphone.

Karena apabila pemanfaatan Smartphone cenderung ke hal-hal negatif maka dampaknya akan negatif pula pada anak-anak.

"Maka dari itu, pengawasan penggunaan teknologi komunikasi terutama pada anak-anak harus dilakukan orang tua. Apalagi sekarang ini ada Pandemi covid-19 sehingga mengharuskan anak belajar dirumah tentunya pengawasan kepada anak tidak boleh kendor, karena meski di rumah pemanfaatan teknologi komunikasi bisa menjangkau dunia yang bisa membawa dampak negatif atau positif pada kehidupan keluarga," tutur Arif Subianto. (SURYA/Achmad Amru Muiz) 

Editor: Pipin Tri Anjani

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved