Mabuk, Dua Pria di Gresik Melukai Remaja 16 Tahun dengan Pisau Dapur, Sakit Hati Jadi Alasan
Dalam keadaan mabuk, dua pria di Gresik melukai remaja 16 tahun dengan pisau dapur, sakit hati jadi alasan.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Mengaku sakit hati, dua pria di Gresik melukai remaja 16 tahun warga Desa Campurejo Gresik dengan menggunakan pisau dapur.
Saat melukai korban, kedua pria yang juga masih remaja itu dalam pengaruh minuman keras.
Diketahui pelaku berinisial AR (18) warga Kecamatan Panceng, Gresik, dan RA (18) warga Lampung.
Sementara korban berinisial NAM (16), dan Roziqin (41).
Akibat kejadian tersebut, Roziqin mengalami luka di bagian tangan, sementara NAM mengalami luka di bagian tangan dan kepala.
NAM sempat dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina Gresik untuk mendapatkan perawatan, Rabu (9/12/2020).
Baca juga: Paslon Saling Klaim Menang, KIPP Gresik Desak KPU Percepat Input Hasil Perolehan Suara di Sirekap
Baca juga: Kawal Kemenangan Pilkada Kota Pasuruan, Saksi Gus Ipul-Mas Adi Siap Amankan Rekapitulasi Kecamatan
Kanit Reskrim Polsek Panceng, Ipda Mochammad Dawud mengatakan, pelaku mengaku sakit hati dan dalam keadaan mabuk saat melukai korban.
“Pelaku sakit hati dan dalam kondisi di bawah pengaruh minuman keras,” kata Ipda Mochammad Dawud, Kamis (10/12/2020).
Ipda Mochammad Dawud mengatakan, awalnya korban bernama Roziqin datang ke rumah NAM untuk menjemput anaknya sekitar pukul 18.30 WIB.
Tak lama kemudian kedua pelaku datang, mereka masing-masing membawa pisau dapur dan langsung ditodongkan ke arah NAM.
Baca juga: Viral Baku Hantam di Gresik Gara-gara Tidak Terima Istrinya Diantar Kerja Sopir Angkot
Baca juga: Karangan Bunga Ucapan Selamat Atas Kemenangan di Pilkada Tuban 2020 Berdatangan di Rumah Lindra
Akibatnya NAM mengalami luka di bagian tangan kirinya.
Roziqin yang juga berada di lokasi berusaha melerai, namun malah terkena sayatan pisau dapur itu.
"Melihat kejadian tersebut korban Roziqin sudah coba untuk melerai, tapi malah terluka di bawah jari jempol tangan sebelah kiri," ujar Ipda Mochammad Dawud.
NAM pun sempat coba melarikan diri. Namun tetap dikejar oleh pelaku dan tertangkap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/dua-pria-di-gresik-melukai-remaja-16-tahun-warga-desa-campurejo-gresik-dengan-gunakan-pisau-dapur.jpg)