Breaking News:

Polresta Malang Kota Akan Turunkan Tim Gabungan, Lakukan Pengecekan Kotak Amal di Berbagai Wilayah

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan pihaknya akan menurunkan tim untuk pengecekan ke lapangan terkait kotak amal.

TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI) diduga mendanai aksinya dengan mengumpulkan dana lewat kotak amal.

Hal itu diketahui setelah Densus 88 Mabes Polri melakukan penangkapan seorang teroris berinisial FS. Yang mana FS kemudian membeberkan dari mana aliran dana operasional jaringan teroris tersebut berasal.

Menurut keterangannya, jaringan itu telah menyebar puluhan ribu kotak amal, di antaranya disebar di Jawa Timur.

Dan di Jawa Timur sendiri, ada 2.500 kotak amal yang disebar di Malang, 2.000 di Kabupaten Magetan dan 800 kotak amal di Kota Surabaya.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan pihaknya akan menurunkan tim. Untuk melakukan pengecekan ke lapangan, terkait kotak amal yang diduga peruntukannya dipakai untuk menggalang dana teroris.

Baca juga: VIRAL TERPOPULER: Suami Syok Jasad Istri Dijual hingga Cerita Siswi SMP Dihamili Pacar Temannya

Baca juga: Cegah Ada Klaster Penularan Covid-19, Gubernur Khofifah Imbau Tak Gelar Perayaan Tahun Baru

"Kami akan turunkan tim. Tim tersebut akan kami turunkan di tempat - tempat dimana ada pengumpulan kotak amal. Kami bersama dengan Satpol PP Kota Malang dan Kodim 0833 Kota Malang akan mengecek dan memastikan, bahwa semua hal terkait dengan kotak amal betul - betul untuk hal yang positif," ujarnya kepada TribunJatim.com, Kamis (17/12/2020).

Disinggung mengenai apakah di wilayah Kota Malang sudah ditemukan kotak amal yang diduga peruntukannya dipakai untuk menggalang dana teroris, mantan Wakapolrestabes Surabaya ini hanya menjawab secara singkat.

"Belum tahu, tim akan turun ke lapangan untuk mengecek hal itu. Rencananya besok sudah jalan (pengecekan ke lapangan terkait kotak amal yang diduga peruntukannya dipakai untuk menggalang dana teroris)," jelasnya.

Selain itu dirinya juga meminta kepada masyarakat untuk selalu berhati hati dan selalu cermat, bilamana tempatnya akan diletakkan kotak amal.

"Harus dicek betul siapa yang menaruh kotak amal, kepentingannya untuk apa, siapa penanggung jawab kotak amalnya, dan setiap saat bisa dihubungi. Jangan hanya tempatnya ditaruh dan dititipin kotak amal, tapi enggak jelas peruntukannya untuk siapa. Karena setiap kotak amal harus ada peruntukannya yang jelas untuk siapa, siapa yang bertanggung jawab, dan laporannya harus selalu ada," tandasnya.

Editor: Pipin Tri Anjani

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved