Muhammadiyah Dorong Islamic Center Kota Malang jadi Sumber Kerukunan Umat Beragama
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang, Abdul Haris menyambut baik kehadiran Islamic Center di Kota Malang.
Penulis: Benni Indo | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM,BATU – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang, Abdul Haris menyambut baik kehadiran Islamic Center di Kota Malang.
Ia berharap banyak, Islamic Center dapat menjadi sumber kerukunan umat beragama dan mendorong masyarakat semakin arif dalam beragama.
“Kami sambut baik kehadiran Islamic Center. Harapan kami, kegiatan Islam kemudian hal-hal yang menyangkut kerukunan antar umat menjadi lebih baik. Islamic Centre menjadi pusat untuk mencerdaskan umat. Menjadikan umat semakin arif dalam beragama dan berinteraksi sosial,” ujar Haris, Senin (21/12/2020).
Haris yang juga dosen di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini melihat persoalan di masyarakat karena adanya kurang kearifan bersikap. Baik pada tingkatan tokoh maupun masyarakat umum.
“Kami berharap adanya Islamic Center ini ada kajian lebih mendewasakan umat dalam beragama. Kalau Islam itu kan menimbulkan rahmat, nah bagaimana Islam yang rahmatan lil alamin bisa terwujudkan,” harapnya kepada TribunJatim.com.
Kehadiran Islamic Center juga harus memberikan warna berbeda. Di Kota Malang, sudah ada lembaga pendidikan Islam mulai dari tingkatan dasar hingga perguruan tinggi. Juga ada Masjid Agung Jami yang menjadi tempat peribadatan. Harus menyarankan, perlu ada pembeda sehingga fungsi dari keberadaan Islamic Center bisa maksimal.
Baca juga: Gubernur Jawa Timur Khofifah Lepas Ekspor 2.650 Ekor Domba Jatim ke Brunei Darussalam
Baca juga: Lapas Tulungagung Mendapat Kiriman Dua Napi Teroris Dari Cikeas
Baca juga: Siap Gebrak Pasar Niaga, UMC Luncurkan New Carry Minibus & Blind Van di Jatim, Torsi Lebih Besar
“Sebenarnya tergantung pada pengelolaan, fokusnya harus ada pembeda sehingga kegiatan yang terjadi di sana, tidak sama apa yang selama ini sudah terjadi. Ada aspek-aspek yang butuh dikuatkan dan di tempat lain belum ada. Misal kajian yang mengarah pada kearifan perbedaan pendapat,” sarannya kepada TribunJatim.com.
Selama ini, menurutnya, belum banyak ditonjolkan tentang kearifan perbedaan pendapat. Justru sebaliknya, di beberapa tempat menunjukan fanatisme. Menurutnya, perlu ditata pola pikir masyarakat agar beragama itu menjadi rahmat, bukan beragama menjadi sumber masalah. Ia mengemukakan, makin tinggi agamanya harusnya makin arif bersifat.
“Menemukan perbedaan itu yang perlu dikuatkan. Selama ini belum ada yang mengarah ke sana,” tegasnya.
Selain membentuk pola pikir masyarakat yang lebih baik, keberadaan Islamic Center juga dinilai Haris dapat mengentaskan kemiskinan serta kebodohan. Pada aspek kemiskinan, Haris menyarankan Pemerintah Kota Malang dapat mengelola lembaga-lembaga amal dengan baik. Lembaga-lembaga amal perlu disatukan agar bersama-sama menjalankan program pengentasan kemiskinan.
“Selama ini kan berjalan sendiri-sendiri, ada Lazismu, Lazisnu dan lainnya. Nah, misal kita padukan, data yang diperoleh dari masing-masing lembaga itu dicocokan dengan pemerintah, maka akan lebih efektif,” ujarnya.
Para pengurus Islamic Center nanti juga perlu membuat program yang menyasar pada pada pembinaan anak-anak. Menurut Haris, hal itu penting mengingat banyak mahasiswa baru berdatangan ke Kota Malang.
Ia pun menyarankan agar program-programnya nanti dikemas secara milenial agar dapat menyasar anak muda dengan efektif.
PDM Kota Malang juga senang jika diajak kolaborasi. Sudah menjadi peran pemerintah untuk bisa menyatukan yang selama ini ada di Kota Malang. Menurut Haris, hal tersebut sangat potensial bagi kehidupan bermasyarakat Kota Malang.
Terakhir, Haris berpesan agar pengelolaan Islamic Center dikelola bersama. Tidak menjadi satu kelompok tertentu. Siapapun yang duduk di sana sedapat mungkin merupakan representasi dari berbagai macam unsur.
“Ini perlu ditata manajemennya sehingga Islamic Center menjadi tempat bertemunya banyak perbedaan,” tutupnya. (Benni Indo/Tribunjatim.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/wali-kota-malang-sutiaji-wakil-wali-kota-malang-sofyan-edi-jarwoko-meninjau-proyek-islamic-center.jpg)