Breaking News:

Pemkab Tutup Seluruh Tempat Wisata Trenggalek di Malam Tahun Baru, Antisipasi Keramaian Saat Pandemi

Pemkab putuskan menutup seluruh tempat wisata Trenggalek di malam tahun baru untuk antisipasi keramaian di masa pandemi Covid-19.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin melakukan jumpa pers via daring tentang kebijakan libur Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Trenggalek, Rabu (23/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten Trenggalek akan menutup seluruh tempat wisata pada pergantian tahun, mulai 31 Desember 2020 hingga 1 Januari 2021.

Keputusan itu disampaikan Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin dalam jumpa pers via daring (online), Rabu (23/12/2020).

Aturan itu tertuang dalam Surat Edaran Bupati Trenggalek tentang Antisipasi Penyebaran Covid-19 pada Libur Natal dan Tahun Baru yang diteken 22 Desember 2020.

“Di bidang hiburan dan pariwisata, kami memiliki kebijakan menutup seluruh destinasi wisata mulai 31 Desember 2020 hingga 1 Januari 2021,” kata pria yang akrab disapa Mas Ipin itu.

Di luar tanggal itu hingga 4 Januari 2020, sebanyak 14 tempat wisata masih akan buka. Namun dengan pembatasan jumlah pengunjung hanya 50 persen dari total kapasitas.

Baca juga: Disdikpora Trenggalek Pastikan Sebagian SD dan SMP Pembelajaran Tatap Muka Januari Mendatang

Baca juga: Petugas Gelar Ram Check Bus di Terminal Gayatri Tulungagung, Semua Armada Dinyatakan Layak Jalan

Mas Ipin juga meminta para pelaku jasa wisata untuk menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2021 (nataru).

Dalam rilis yang juga dihadiri Kapolres Trenggalek, AKBP Doni Satria Sembiring, bersama para pejabat Forkopimda lainnya, Mas Ipin menerangkan, kepolisian tak akan mengeluarkan izin keramaian hingga 4 Januari 2021.

Maka, Pemkab Trenggalek dan Forkopimda sepakat untuk melarang kegiatan yang menimbulkan keramaian dalam rentang waktu tersebut.

Baca juga: Di Acara Baznas Award 2020, Baznas Trenggalek Beri Penghargaan UPZ Terbaik, Berikut Daftarnya!

Baca juga: Kasus Covid-19 di Trenggalek Terus Naik, Dinkes Pastikan 3 Asrama Isolasi Cukup Menampung Pasien

“Segala bentuk keramaian saat nataru, termasuk hajatan, konser musik, pesta kembang api, dilarang untuk diselenggarakan,” tutur dia.

Pihaknya mengimbau seluruh warga agar menikmati hari libur nataru di rumah masing-masing.

Sementara untuk kepentingan peribadatan Natal di gereja, pihaknya mengimbau agar dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Kami harap tim gabungan menggelar operasi yustisi bersama. Kami persilakan aparat melaksanakan tindakan tegas dalam pendisiplinan protokol kesehatan,” ungkap dia.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved