Breaking News:

KONI Kota Batu Laporkan Atletnya Nihil Terkonfirmasi Positif Covid-19: Kami Bersyukur

KONI Kota Batu tegaskan tak ada atlet, pelatih, atau pembinanya yang terkonfirmasi positif Covid-19: Kami bersyukur.

TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Ketua Umum KONI Kota Batu, Mahfud (kanan) saat memberikan keterangan pers refleksi 2020 di Kantor KONI Kota Batu, Senin (28/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu melalui Ketua Umumnya, Mahfud, mengatakan, belum ada laporan yang menyebutkan atlet, pelatih, maupun pembina yang terkonfirmasi positif Covid-19 (virus Corona).

Hal itu disampaikan Mahfud saat menggelar konferensi pers terkait refleksi 2020.

Mahfud mengatakan tahun 2020 sebagai tahun yang penuh tantangan.

Kondisi berjalan normal pada awal tahun, namun kemudian berubah drastis pada Maret sejak diumumkannya ada warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Pandemi tidak hanya melanda di Kota Batu, tapi juga seluruh dunia.

"Kami bersyukur, di KONI Batu, sejak adanya pandemi sampai saat ini, kami tidak menerima laporan seorang atlet, pelatih, atau pembina yang terpapar di Kota Batu," ujar Mahfud, Senin (28/12/2020).

Di samping itu, KONI Kota Batu juga lakukan upaya penguatan kepada atlet. Pada Mei 2020 lalu, KONI Kota Batu memberikan penguatan dalam bentuk bansos

"Tidak sekadar sembako, ada juga vitamin suplemen dan masker. Kami juga serukan panduan protokol kesehatan Covid-19," paparnya.

Baca juga: Tak Wajib Test Antigen, Wisatawan di Kota Batu Harus Tunjukan Hasil Nonreaktif Rapid Test Antibodi

Baca juga: Rusunawa ASN Diproyeksikan Jadi Rumah Sakit Lapangan, Pemkab Malang Wacanakan Penambahan Ventilator

Memasuki fase keempat kebiasaan baru, KONI Kota Batu mengaktifkan kegiatan olahraga. Atlet mulai berlatih di pemusatan latihan sesuai cabangnya. Mereka tidak lagi berlatih di rumah. Kurang lebih, ada 100 atlet dari 19 cabang olahraga.

Di masa pandemi Covid-19 ini, kegiatan KONI masih tidak bisa maksimal 100 persen. Meski begitu, para atlet dari Kota Batu masih bisa berprestasi dengan model kompetisi virtual. terutama bela diri yang seni seperti wushu dan karate.

"Ada 43 atlet dari 8 cabor yang berprestasi, sehingga kami berikan bonus tahunan sebagai penghargaan. Kalau kita hitung medalinya 51 dari 43 orang. Ada satu orang dapat 3 atau hanya dapat 1," paparnya.

Baca juga: Dishub Kota Batu Mendata 60 Titik Parkir Baru untuk Capai Target Rp 8,5 Miliar

Baca juga: Tak Kuat Angkat Pipa Besi Curian, Duo Maling di Kota Malang Jatuh, Pindah Sasaran, Terekam CCTV

KONI Kota Batu mengeluarkan anggaran Rp 103.5 juta untuk bonus para atlet. Dibandingkan tahun lalu, persentasenya hanya 25 persennya. Tahun 2019 lalu, KONI Kota Batu menggelontorkan 400 juta lebih sebagai bonus.

"Jadi tahun ini hanya itu karena situasi pandemi. Bagaimanapun itu prestasi dan patut diberi apresiasi," ujarnya.

Pada 2021, KONI Kota Batu mengusulkan anggaran Rp 8.8 M 2021. Angkanya meningkat dari tahun 2020 yang sebanyak Rp 6 M. Pada 2021, KONI Kota Batu juga mengagendakan kejuaraan tingkat kota pada September.

Editor: Dwi Prastika

Baca juga: Resmikan Area Jogging Track Desa Ampeldento Malang, Bupati Sanusi Berharap Ekonomi Warga Meningkat

Baca juga: Alun-Alun Kota Batu Ditutup Saat Malam Tahun Baru 2021, Langkah Pemkot Tekan Potensi Covid-19

Penulis: Benni Indo
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved