Breaking News:

Penanganan Covid

Pandemi Covid-19, Pedagang Pasar Tradisional di Nganjuk Didorong Bisa Layani Pembelian Secara Online

Di masa pandemi Covid-19, pedagang pasar tradisional di Nganjuk didorong untuk bisa layani pembelian secara online.

TRIBUNJATIM.COM/ACHMAD AMRU MUIZ
Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat menyerahkan bansos pada pedagang pasar tradisional terdampak Covid-19. Bupati Nganjuk mendorong pedagang pasar tradisional dapat memberikan layanan pembelian secara online, 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Pemkab Nganjuk berupaya mendorong peningkatan perekonomian di tengah pandemi Covid-19 (virus Corona).

Satu di antaranya dengan mendorong pedagang pasar tradisional memberikan layanan secara online pesan antar barang kepada pembeli.

Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat mengatakan, sekarang ini pasar online mulai menggerus penjualan konvensional. Baik itu di toko modern maupun di pasar modern, terutama di kota-kota besar.

Hal itu setelah kemajuan teknologi informasi dan kondisi pandemi Covid-19 telah menyebabkan pasar online berkembang cukup pesat.

"Melihat itu semua tentunya pedagang pasar tradisional selayaknya juga bisa memberikan layanan secara online, dan itu yang saat ini akan kami dorong terus agar pedagang pasar tradisional tidak semakin terpuruk nantinya," kata Novi Rahman Hidhayat, Minggu (27/12/2020).

Baca juga: APD Habis, Relawan Kampung Tangguh Nganjuk Nekat Pakai Plastik Bantu Pemakaman Jenazah Covid-19

Baca juga: Hindari Bantuan Sosial Salah Sasaran, Bupati Nganjuk Perintahkan Perbaikan Data Penerima

Dijelaskan Novi Rahman Hidhayat, untuk memenuhi kebutuhan layanan online tersebut, Pemkab Nganjuk telah mengimbau setiap pengelola pasar tradisional bisa menyediakan jaringan internet untuk pedagang.

Bahkan, jika memungkinkan jaringan internet di pasar tradisional untuk pedagang berkomunikasi dengan pembeli secara online tersebut bertarif murah, atau bahkan bisa digratiskan.

"Kami tahu hampir seluruh pedagang pasar pasti sudah memiliki peralatan komunikasi yang mendukung transaksi online, jadi tinggal memanfaatkan aplikasi yang ada sehingga pedagang pasar tradisional sudah bisa menjalankan usahanya secara online," ucap Novi Rahman Hidhayat.

Memang, diakui Novi Rahman Hidhayat, dewasa ini tuntutan layanan secara online cukup tinggi. Termasuk layanan jual beli barang kebutuhan makan sehari-hari dari masyarakat.

Baca juga: Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Satgas Covid-19 Nganjuk Perketat Pengawasan Jalur Lintas Wilayah

Baca juga: Maksimalkan Kinerja, ASN Pemkab Nganjuk Digembleng Jalankan Pekerjaan Berbasis Aplikasi E-Kinerja

Melalui aplikasi online tersebut masyarakat bisa memesan berbagai bahan kebutuhan makanan kepada pedagang dari rumah masing-masing. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini menjadikan pesanan barang secara online meningkat tajam.

"Untuk itulah, kondisi tersebut kami dorong untuk bisa dimanfaatkan oleh pedagang di pasar tradisional untuk bisa memberi layanan pesan barang secara online. Dengan demkikian pedagang tidak hanya berkutat melayani pembelian secara konvensional di pasar tradisional saja," tutur Novi Rahman Hidhayat.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved