Peduli Korban Banjir Kali Lamong, Seniman dan Relawan Kumpul Gencarkan Galang Dana

Prihatin banjir luapan Kali Lamong ini merendam belasan desa di beberapa kecamatan di Gresik. Sneiman dan relawan tutup 2020 dengan galang dana.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Hefty Suud
SURYA/WILLY ABRAHAM
Tumplek blek, para relawan, pekerja seni dan lainnya galang dana untuk korban banjir di Suko Cafe, Gresik, Kamis (31/12/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Banjir luapan Kali Lamong yang beberapa kali terjadi selama Desember 2020 membuat sejumlah pihak terpanggil memberikan bantuan.

Sejumlah seniman dan relawan kini sedang gencar menggalang dana untuk korban bencana tersebut.

Pasalnya, banjir luapan Kali Lamong ini merendam belasan desa di beberapa kecamatan di Gresik.

Pada Desember 2020 saja, banjir terjadi tiga kali. Sempat surut, banjir lagi hingga pada penghujung pergantian Tahun Baru 2021, Kamis (31/12/2020).

Baca juga: Banjir Kali Lamong, Data BPBD Gresik Sebut Ada Ribuan Rumah Warga Tergenang Air

Baca juga: BERITA TERPOPULER SELEB: Ketakutan MYD Dikirimi Gisel Video Syur hingga Niat Teddy Persoalkan Harta

Data BPBD Gresik, ada 24 desa yang terendam banjir. Meski berangsur surut namun, banjir meluas.

Seperti di jalan Raya Morowudi, banjir masih merendam ruas jalan namun bisa dilalui. Banjir juga merendam jalan raya di Tambak Beras dan Boboh.

SukoCafe dan beberapa komunitas, Sanggar Maos Tradisi, Relawan Milenial Gresik, Pekerja Seni, PPAJT Gresik, PSSG, PPSC melakukan aksi Galang dana untuk korban banjir luapan Kali Lamong di sejumlah desa di Kecamatan Benjeng, Balongpanggang dan kecamatan lainnya.

Penggalangan dana tersebut dilakukan di depan Suko Cafe yang berada di Kecamatan Manyar.

Baca juga: Dua Hari Sebelum Meninggalnya Wabup Pamekasan Rajae, Istri Sempat Berdoa Ingin Kumpul Keluarga

Baca juga: Cara Mudah Sembuh dari Gejala Ringan Virus Corona di Rumah Menurut Dokter, Tak Perlu ke RS

Tarwoko, Owner SukoCafe mengatakan, aksi ini dilakukan untuk membantu dan meringankan beban saudara-saudara yang terdampak banjir di Kabupaten Gresik.

”Sejak senin ( 28/11/2020) saya dan teman-teman sudah turun langsung ke lokasi banjir di desa Benjeng membagi sembako. Alhamdulillah ternyata kawan-kawan sangat senang dan timbul rasa semangat menggelar aksi kembali. Sehingga hari ini kami melakukan aksi penggalangan dana lagi untuk membantu dan meringankan beban korban banjir,“ kata Tarwoko, Kamis (31/12/2020).

Para relawan kembali terketuk, mengingat luapan Kali Lamong ini belum juga surut. Banjir bergeser ke wilayah Cerme.

"Insya Allah, jika donasi sudah terkumpul, kami akan langsung memberikan kepada korban banjir, " kata Tarwoko.

Ketua Relawan Milenial Gresik, Ekky Sinaga, menyampaikan bahwa kepedulian ini adalah murni gerakan sosial, bukan lagi sebagai gerakan politik.

“Peduli korban banjir ini murni lahir dari hati nurani kami semua bukan karena kepentingan politik. Pilkada sudah selesai, saatnya kita kembali menjadi satu, peduli kepada siapa pun bagi yang terkena musibah,” tutur Ekky Sinaga.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved