Breaking News:

Penanganan Covid

Liburan Berakhir, Siswa di Kota Mojokerto Mulai Masuk Sekolah Besok, Tetap Pembelajaran Daring

Liburan berakhir, siswa sekolah di Kota Mojokerto akan mulai masuk sekolah besok, tetap terapkan pembelajaran daring. Antisipasi penularan Covid-19.

TRIBUNJATIM.COM/MOHAMMAD ROMADHONI
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari bersama Kadindik Amin Wachid saat meninjau uji coba pembelajaran tatap  muka di SD Miji Kecamatan Kranggan, 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Dinas Pendidikan Kota Mojokerto memastikan bakal menerapkan pembelajaran daring menjelang hari efektif kalender akademik semester genap di jenjang SD dan SMP.

Pembelajaran tatap muka yang rencananya akan diterapkan pada awal Januari 2021 batal dilakukan lantaran kasus positif Covid-19 (virus Corona) yang semakin meningkat.

Kadindik Kota Mojokerto, Amin Wachid mengatakan, berakhirnya libur sekolah selama dua pekan mulai 22 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021, maka hari efektif semester genap akan dimulai pada Senin, (4/1/2021).

Sesuai keputusan bersama (SKB) 4 menteri (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri), kembali mencabut kebijakan terkait pembukaan sekolah di masa pandemi agar tetap menggunakan pembelajaran via daring. 

"Jadi tetap secara akademik semester genap ini siswa sekolah tetap masuk, namun pembelajaran daring, mulai besok," ungkapnya kepada TribunJatim.com melalui sambungan seluler, Minggu (3/1/2021).

Baca juga: Wali Kota Mojokerto Secara Virtual Sampaikan 8 Skala Prioritas Pembangunan Tahun 2021

Baca juga: Kepala Desa di Dawarblandong Mojokerto Korupsi Dana Desa Rp 297 Juta, Uangnya Dipakai Main Judi Dadu

Amin Wachid menyebut, Dindik Kota Mojokerto tidak mau ambil risiko membuka pembelajaran tatap muka dalam situasi pandemi Covid-19 seperti ini.

Apalagi, dikhawatirkan potensi adanya klaster liburan menyebar hingga ke instansi maupun lembaga pendidikan yang sangat membahayakan siswa dan guru. 

"Kita tidak ingin siswa dan guru maupun di lingkungan lembaga pendidikan terpapar, karena bukan untuk coba-coba sehingga kami putuskan menunda pembelajaran tatap muka," jelasnya.

Amin Wachid mengatakan, pihaknya menghentikan aktivitas uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah dan kini beralih mengaplikasikan pembelajaran secara daring selama pandemi sampai menunggu instruksi dari kepala daerah, yaitu Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.

Baca juga: Berkunjung ke Tempat Wisata di Sidoarjo, Wisatawan Wajib Bawa Surat Sehat

Baca juga: KPU Gelar Tes Swab untuk Komisioner dan Penyelenggara Pilkada Sidoarjo 2020, Cegah Klaster Covid-19

Dia belum dapat memastikan kapan pembelajaran tatap muka akan kembali diterapkan di sekolah.

"Kami mengusulkan pembelajaran tatap muka ditunda apalagi kondisi Covid-19 mengganas dan mengantisipasi klaster liburan, kita belum tahu kapan kembali diterapkan," terangnya.

Amin Wachid menuturkan, pihaknya sudah mensosialisasikan terkait semester genap melalui metode pembelajaran daring melalui surat edaran Nomor 420/3287/417.301 tentang berakhirnya hari efektif pembelajaran semester ganjil 2020/2021 yang diberitahukan pada kepala satuan pendidikan jenjang SD dan SMP di Kota Mojokerto.

"Masuk sekolah semester genap secara daring terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka akan diberitahukan lebih lanjut," tandasnya.

Editor: Dwi Prastika

Baca juga: Polisi Sita Miras Oplosan yang Akan Dijual di Mojokerto Saat Tahun Baru, Diduga Sasar Anak Sekolah

Baca juga: Jembatan Ambles Diterjang Banjir, Akses Jalan Terputus di Dawarblandong Mojokerto

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved