Berita Terpopuler
BERITA TERPOPULER JATIM: Satgas Hentikan Pembelajaran Tatap Muka di GO - Hasil Sensus Penduduk 2020
4 Berita terpopuler Jatim Sabtu (23/1/2021). Satgas hentikan pembelajaran tatap muka di Ganesha Operation - hasil Sensus Penduduk 2020 Tulungagung.
Editor: Ficca Ayu Saraswaty
TRIBUNJATIM.COM - Beragam berita menarik yang terjadi di wilayah Jawa Timur terangkum dalam berita terpopuler Jatim hari ini, Sabtu (23/1/2021).
Pada berita terpopuler Jatim hari ini dibuka dengan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung mendatangi Ganesha Operation (GO) di Jalan A Yani Timur Tulungagung, Jumat (22/1/2021) sore.
Satgas meminta manajemen Ganesha Operation Tulungagung untuk menghentikan proses pembelajaran tatap muka yang berlangsung selama pandemi Covid-19 (virus Corona).
Selanjutnya, jumlah penduduk pria di Kabupaten Tulungagung lebih banyak dibanding penduduk wanita.
Berdasar hasil Sensus Penduduk 2020, jumlah pria sebanyak 545.254 jiwa, sedangkan wanita sejumlah 544.521 jiwa.
Ingin tahu berita selengkapnya, berikut berita terpopuler Jatim hari ini, Sabtu (23/1/2021) yang dirangkum TribunJatim.com untuk Anda:
1. Satgas Hentikan Pembelajaran Tatap Muka di Ganesha Operation Tulungagung Selama Pandemi Covid-19

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung mendatangi Ganesha Operation (GO) di Jalan A Yani Timur Tulungagung, Jumat (22/1/2021) sore.
Satgas meminta manajemen Ganesha Operation Tulungagung untuk menghentikan proses pembelajaran tatap muka yang berlangsung selama pandemi Covid-19 (virus Corona).
Menurut Kabid Penegakan Perda dan Perbup Satpol PP Tulungagung, Artista Nindya Putra, banyak aduan tentang GO yang melakukan pembelajaran tatap muka.
Baca juga: Tunggu Kedatangan Vaksin Covid-19, Satgas Lamongan Sudah Siapkan Tempat dan 410 Tenaga Vaksinasi
Baca juga: 1.998 SDM Kesehatan Jatim Sudah Vaksinasi Covid-19, Tim Ahli Satgas: Registrasi Ulang Jadi Kendala
Sebab sekolah formal saat ini dilarang melakukan tatap muka, sementara GO tetap menjalankan pembelajaran tatap muka tanpa izin dari satgas.
“Sekolah formal saja tidak boleh tatap muka, tapi bimbingan belajar melakukan tatap muka. Ini yang alasan masyarakat mengadu ke kami,” terang Genot, panggilan akrab Nindya Putra.
Satgas memberikan teguran dan meminta semua aktivitas pembelajaran tatap muka dihentikan.
2. Lima ABG di Tulungagung Hajar Pemuda hingga Babak Belur, Tersinggung Gara-gara Adu Pandang

Lima orang pelaku pengeroyokan ditangkap Timsus Macan Agung Satrekrim Polres Tulungagung bersama Unit Reskrim Polsek Tulungagung.
Kejadian pengeroyokan tersebut terjadi pada Selasa (19/1/2021) dini hari, di Jalan Mayjen Sungkono, Tulungagung.
Akibat pengeroyokan yang dilakukan lima tersangka, korbannya atas nama Rio Ferdiansyah (23), warga Desa Bono, Kecamatan Boyolangu mengalami sejumlah luka.
Baca juga: VIRAL Sopir Bus Mohon Ampun Dihajar Warga, Sepurane, Ternyata Diturunkan Paksa, Polisi Buka Suara
Baca juga: Tak Berdaya Dihajar Warga Setelah Kepergok Nyuri, Maling Motor di Gresik Diteriaki Ampun Bang Jago
Menurut Kapolsek Tulungagung, Kompol Rudi Purwanto, saat itu korban mengendarai motor menuju ke Kecamatan Karangrejo.
Antara korban dan para tersangka sempat berpapasan di sebuah SPBU, dan mereka saling adu pandang.
Namun ternyata para tersangka merasa tersinggung dengan tatapan korban.
3. Digugat di MK, Pilkada Lamongan Belum Bisa Ditetapkan Sesuai Jadwal KPU

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamongan belum bisa menggelar rapat pleno penetapan pasangan calon terpilih Pilkada Lamongan 2020 hari ini.
Pasalnya, pelaksanaan Pilkada Lamongan digugat di Mahkamah Konstitusi (MK) oleh kubu Paslon, Suhandoyo - Astiti Suwarni.
Ketua KPU Lamongan, Mahrus Alu mengatakan, hasil Pilkada Lamongan belum bisa ditetapkan hari ini karena masih harus menunggu proses gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK).
Baca juga: MK akan Keluarkan Registrasi Perkara Gugatan Pilkada, Begini Persiapan KPU di Jatim
Baca juga: Nasdem Jawa Timur Gelar Konsolidasi di Ponorogo, Evaluasi Kekalahan Pilkada 2020
Sesuai aturan yang ada, kata Mahrus, penetapan Paslon terpilih dilakukan ketika Pilkada dipastikan selesai tidak muncul gugatan.
"Iya, masih menunggu proses di MK," kata Mahrus Ali ketika dikonfirmasi, Kamis (21/1/2021).
Sidang di MK sendiri, kata Mahrus, Lamongan mendapat urutan pertama di Majelis Panel 3 yang menurut rencana akan berlangsung pada 26 Januari 2021 mendatang dengan agenda pembacaan permohonan oleh pemohon.
4. Hasil Sensus Penduduk 2020 di Tulungagung, Jumlah Pria 733 Lebih Banyak Dibanding Wanita

Jumlah penduduk pria di Kabupaten Tulungagung lebih banyak dibanding penduduk wanita.
Berdasar hasil Sensus Penduduk 2020, jumlah pria sebanyak 545.254 jiwa, sedangkan wanita sejumlah 544.521 jiwa.
Secara matematis, jumlah penduduk pria 733 jiwa lebih banyak dibanding wanita.
Baca juga: Wabup Qosim Dapat Kenang-kenangan Face Shield dari Petugas Sensus, Plus Bonus Foto Bareng
Baca juga: Sadarkan Masyarakat soal Protokol Kesehatan Jadi Pesan Wali Kota Malang saat Sensus Penduduk 2020
Berdasarkan data yang disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tulungagung ini, perbadingan pria dan wanita (sex ratio) mencapai 100,13 persen.
“Sementara jumlah penduduk di tahun 2020 mencapai 1.089.775 jiwa,” ungkap Kepala BPS Kabupaten Tulungagung, Muhammad Amin, Jumat (22/1/2021).
Selama 10 tahun terakhir terdapat pertambahan jumlah penduduk sebanyak 99.617 jiwa atau 9,14 persen dibanding tahun 2010.