Breaking News:

Penanganan Covid

Vaksinasi Covid-19 di Ponorogo Akan Dimulai 28 Januari 2021, Empat Ribu Nakes Jadi Prioritas

Vaksinasi Covid-19 di Ponorogo akan dimulai pada 28 Januari 2021, empat ribu tenaga kesehatan jadi prioritas. Bupati Ponorogo tak ikut vaksin.

TRIBUNJATIM.COM/AHMAD ZAIMUL HAQ
Vaksinator menyiapkan dosis vaksin Covid-19 yang akan diberikan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (14/1/2021). 

Reporter: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Kegiatan vaksinasi Covid-19 (virus Corona) di Kabupaten Ponorogo akan dimulai pada Kamis (28/1/2021).

Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono menyebutkan, vaksin akan tiba di Ponorogo pada Rabu (27/1/2021).

"Jumlah vaksinnya sementara diprioritaskan untuk tenaga kesehatan (nakes) sekitar 4 ribu sekian," ucap Agus Pramono, Senin (25/1/2021).

Namun sebelum diberikan kepada tenaga kesehatan, vaksin Covid-19 Sinovac akan diberikan terlebih dahulu kepada 10 orang tokoh berpengaruh di Ponorogo.

Hal ini dilakukan untuk meyakinkan publik bahwa vaksin Sinovac tersebut aman dan halal.

Baca juga: Staf Dinas Lingkungan Hidup Ponorogo Positif Covid-19, Satu Ruangan Lockdown, Pelayanan Tetap Jalan

Baca juga: Bupati Tulungagung Setujui Usulan AKD untuk Menunda Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan 2021

"Untuk perwakilannya kita tunjuk 10 orang lebih dulu. Mulai dari Kajari, lalu saya, ada juga ketua IDI, ketua persatuan bidan, dokter gigi, dan lainnya," lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Agus Pramono juga memastikan Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni dan Wakil Bupati Ponorogo, Soedjarno tidak akan melakukan vaksinasi.

Selain itu, Kapolres Ponorogo, AKBP Mochamad Nur Azis dan juga Dandim 0802 Ponorogo, Letkol Inf Sigit Sugiharto juga tidak akan mengikuti vaksinasi.

Baca juga: Hasil Sensus Penduduk 2020 di Tulungagung, Jumlah Pria 733 Lebih Banyak Dibanding Wanita

Baca juga: PPKM di Kota Blitar, Pemkot Bakal Beri Sanksi Pencabutan Izin Tempat Usaha yang Tak Disiplin Prokes

"Dari Kodim diwakili Pasi Ops lalu dari Polres info terakhir diwakili wakapolres," lanjutnya.

Agus Pramono tidak menjelaskan secara rinci alasan sejumlah Forpimda tersebut tidak mengikuti vaksinasi.

Namun ia menjelaskan bagi siapapun yang usianya di atas 59 tahun tidak wajib vaksinasi.

Selain itu bagi mereka yang sudah pernah terpapar Covid-19 juga tidak akan dilakukan vaksinasi.

Baca juga: Hujan Lebat dan Dengar Suara Gemuruh, Warga Ponorogo Kaget Lihat Longsor Menimpa Rumahnya

Baca juga: Polisi Bubarkan Kerumunan Anak Muda di Warung Pinggiran Hutan Desa Puhrubuh Kediri

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved