Breaking News:

Update Kasus 'Mobil Goyang' di Sampang, Oknum ASN Terancam Diberhentikan Sementara dari Tugas

Update kasus mobil goyang di Sampang. Tersangka terancam diberhentikan sementara dari tugas untuk guna mempermudah proses penyidikan.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Suasana di depan Pasar Kamisan Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura yang merupakan tempat IR dan T berbuat mesum di dalam mobil, Selasa (26/1/2021). 

Reporter: Hanggara Pratama | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kabupaten Sampang, Madura berinisial IR (35) sudah di tetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus perzinahan.

Kini dirinya terancam diberhentikan sementara dari tugasnya.

IR dilaporkan oleh suaminya sendiri lantaran berselingkuh dengan pria asal Kecamatan Banyuates, Sampang berinisial T.

Keduanya diketahui menjalin hubungan gelap setelah digruduk oleh warga saat berbuat mesum di dalam mobil yang di parkir depan Pasar Kamisan, Kecamatan Ketapang, Sampang pada 21 Januari 2021.

Baca juga: Ahli Gizi RSUD Gambiran Sarankan Jaga Asupan Makan di Masa Pandemi: Perbanyak Sayur dan Buah

Baca juga: 3 Tips Ngemil Anti Bikin Berat Badan Naik saat Bekerja dari Rumah, Cobalah untuk Mengunyah Perlahan

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sampang, Arif Lukman Hidayat mengatakan, pemberhentian sementara dilakukan berdasarkan PP 53 tahun 2021 tentang disiplin pegawai dan juga PP 11 tahun 2017 tentang ASN. 

Hal itu bertujuan guna mempermudah proses penyidikan yang dilakukan oleh Polres Sampang terhadap IR.

"Pemberhentian sementara dari jabatan negeri berjalan sejak dia ditahan hingga proses pengadilan selesai," ujarnya kepada TribunJatim.com, Selasa (26/1/2021).

Imbuhnya, "Saat dibebasakan dari jabatannya, hak gaji akan dibayar 50 persen dari jumlah gaji yang didapat setiap bulannya."

Baca juga: Cerita Bos Pabrik Tahu Wongsorejo Pertahankan Karyawan di Tengah Pandemi, Kenang Masa Jatuh-Bangun

Baca juga: Keliling Jualan Pisang Goreng, Pinkan Mambo Kini Sukses Beli Rumah 7 Kamar dan Sewa Pembantu

Arif Lukman Hidayat menambahkan, untuk menetapkan sanksi tersebut terhadap IR, saat ini pihaknya masih melakukan konsultasi dengan Inspektorat untuk mendapatkan surat penahanan dari Polres Sampang.

"Surat penahanan nantinya akan dijadikan dasar pemberhentian sementara dari jabatan negeri," pungkasnya.

Untuk diketahui, akibat dari perbuatannya, IR bersama T disangkakan pasal 284 KUHP tentang perzinahan sebagai perbuatan persetubuhan dengan ancaman kurungan sembilan bulan.

Namun, keduanya tidak ditahan oleh Polres Sampang hanya di wajibkan lapor dua kali seminggu yakni, Senin dan Kamis.

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved