Breaking News:

Program Asimilasi di Bondowoso Tetap Bergulir pada 2021, Tak Diberikan kepada Narapidana Korupsi

Program asimilasi tidak diberikan pada narapidana dan anak yang melakukan tindak pidana terkait narkotika, prekursor narkotika, terorisme, dan korupsi

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika
snopes.com via Tribunnews
ILUSTRASI Narapidana di penjara - Program Asimilasi di Bondowoso Tetap Bergulir pada 2021, Tak Diberikan kepada Narapidana Korupsi 

Reporter: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Pada tahun 2021, narapidana masih berkesempatan untuk menerima program asimilasi.

Program tersebut dilakukan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 (virus Corona) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan).

Kebijakan itu dikeluarkan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Ditjenpas Kemenkumham).

Di Lapas Kelas IIB Bondowoso sendiri, sebanyak 164 napi mendapatkan program asimilasi pada 2020.

Data tersebut dicatat selama 9 bulan.

Sedangkan, di awal 2021, hanya 3 orang narapidana yang mendapat program ini.

"Program asimilasi di masa pandemi Covid-19 dimulai sekitar bulan April hingga Desember 2020," kata Kepala Lapas Kelas IIB Bondowoso, Sarwito, Sabtu (30/1/2021).

Baca juga: Proses Ekskavasi di Desa Alas Sumur Bondowoso Bakal Dilakukan Saat Musim Kemarau

Baca juga: Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Covid-19 di Lumajang, Ketua DPRD Akui Sempat Tegang

Ia menyebutkan, para narapidana harus memenuhi sejumlah persyaratan agar mendapat program asimilasi.

Syarat-syarat itu di antaranya, administrasi dan sejumlah prosedur lain.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved