Breaking News:

600 Lebih KTP Elektronik Milik Warga Kota Batu Belum Diambil di Dispendukcapil

600 lebih KTP elektronik milik warga Kota Batu belum diambil di Dispendukcapil. Sudah nyaris satu bulan.

TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Kegiatan pelayanan di Dispendukcapil Kota Batu sebelum pandemi Covid-19, 2020. 

Reporter: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu menyimpan lebih dari 600 KTP elektronik (e-KTP) yang belum diambil oleh warga.

Sekretaris Dispendukcapil Kota Batu, Khamim Utomo mengimbau agar masyarakat yang telah mengurus KTP elektronik untuk segera mengambil.

Di sisi lain, pihaknya juga telah mengirimkan sejumlah KTP elektronik ke pemerintah desa maupun kelurahan.

“Imbauan kami kepada masyarakat Kota Batu agar segera mengambil e-KTP yang telah tercetak, mengingat pentingnya data kependudukan dan identitas warga. Perkiraan saya sudah hampir satu bulan belum diambil,” jelas Khamim Utomo, Kamis (11/2/2021).

Ia mengaku khawatir bila tidak disegerakan akan timbul persoalan baru di kemudian hari.

Jumlah Wisatawan ke Kota Batu pada Tahun 2020 Merosot Hingga 70 Persen, Imbas Pandemi Covid-19

Satu Keluarga Penumpang Mobil yang Tertabrak Kereta di Blitar Ternyata 5 Orang, Ada yang Masih Bayi

Menurutnya, KTP sangat penting bagi masyarakat.

Saat ini, pemohon pembuatan KTP elektronik bisa diproses dalam waktu sehari.

“Pelayanan cepat sedikit terganggu dikarenakan adanya pembagian kekuatan karyawan Dispenduk yang hanya 50 persen hadir. Meski begitu, pelayanan tetap dilakukan untuk masyarakat yang kesulitan melakukan perekaman KTP elektronik maupun berkas kependudukan lain,” imbuh dia.

Mobil dan sepeda motor milik Dispendukcapil juga tetap beroperasi untuk menjangkau daerah yang tidak bisa diakses.

KPK Periksa Empat Saksi untuk Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Gratifikasi Pemkot Batu

Dishub Lakukan Pendataan Driver Ojol di Kota Malang yang Jadi Prioritas Penerima Vaksin Covid-19

Hal itu dilakukan agar pelayanan ke masyarakat lebih efektif.

“Kami juga bisa melakukan perekaman di rumah warga, bahkan rumah sakit untuk warga yang sakit atau lansia,” tutupnya.

Penulis: Benni Indo
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved