Anak di Trenggalek Tega Bacok Bapak Kandung Hingga Tewas, Mengaku Dendam Merasa Dikucilkan
Anak di Trenggalek yang tega membacok bapak kandungnya hingga tewas mengaku dendam karena merasa dikucilkan.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Dwi Prastika
Kapolsek Panggul, AKP Budi Hartoyo menjelaskan, Fera awalnya sedang makan sahur di rumahnya.
Baca juga: 1.700 Bidang Tanah Aset Pemkab Bondowoso Belum Bersertifikat, Sertifikasi Ditarget Rampung 3 Tahun
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Baru 72 Persen, Dinkes Trenggalek Panggil Ulang yang Belum Divaksin
Namun, Fera merasa makanan yang dibuatkan orang tuanya terasa asin.
Entah mengapa, ia kemudian curiga orang tuanya hendak meracun.
“Pelaku merasa mau diracun,” kata AKP Budi Hartoyo, Senin (15/2/2021).
Pelaku kemudian mendatangi kerabatnya dan mengajaknya ke rumah.
Seusai kembali ke rumah, terang AKP Budi Hartoyo, pelaku mondar-mandir menggerutu sambil memegang sabit, pisau, dan palu.
“Kemudian tiba-tiba pelaku menghampiri korban yang saat itu sedang berjalan di depan pelaku, dan memukuli korban, kemudian membacok dengan menggunakan sabit,” ujar AKP Budi Hartoyo.
Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 04.00 WIB.
Baca juga: Tinjau Tanah Longsor di Nganjuk, Gubernur Jatim Khofifah Minta Pencarian Korban Hilang Dipercepat
Baca juga: Polisi Masih Selidiki Penjual Uang Palsu yang Dibelanjakan Pemuda Tulungagung, Sebut dari Bandung
Bacokan itu mengenai kepala bagian belakang kanan hingga korban jatuh tersungkur tepat di jalan depan rumah.
“Kemudian ada saksi mencoba melerai. Namun saksi juga dipukul oleh pelaku mengenai mata dan leher. Sehingga saksi melarikan diri,” sambungnya.
Seusai kejadian nahas itu, pelaku bersembunyi di dalam rumah.
Petugas kepolisian yang menerima informasi dua jam kemudian langsung berangkat ke lokasi dan menangkap korban.
Baca juga: Jawa Timur Akan Dilanda Cuaca Ekstrem 3 Hari, Hujan Lebat, Petir Hingga Potensi Banjir Level Waspada
Baca juga: Jalan di Sekitaran Stadion Gajayana Kota Malang Mulai Diberlakukan Satu Arah, Penerapan Paten
Penangkapan dilakukan anggota polsek dan koramil setempat.
Pelaku kemudian diamankan di Mapolsek untuk diperiksa lebih lanjut.
Dari tempat kejadian perkara, polisi menemukan barang bukti sabit dengan bercak darah, ganggang kayu, pisau, dan palu.