Breaking News:

Kakek Kota Malang Gantung Diri di Kamar Mandi, Diduga Depresi Sakit Kanker Tak Sembuh-sembuh

Jenazah kakek di Kota Malang gantung diri di kamar mandi ditemukan sang cucu. Kapolsek Sukun: diduga korban depresi penyakitnya tak kunjung sembuh.

TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Tim medis saat mengevakuasi jenazah kakek gantung diri menuju Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA), Selasa (16/2/2021). 

Reporter : Kukuh Kurniawan | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kakek berinisial M (72), warga Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang ditemukan tewas gantung diri oleh sang cucu, Selasa (16/2/2021).

Diduga, kakek tersebut nekat mengakhiri hidup lantaran depresi penyakitnya tak kunjung sembuh, 

Kapolsek Sukun, Kompol Suyoto menjabarkan kronologi ditemukannya jenazah kakek M.

Baca juga: Persebaya Junior Camp Sedot Minat Peserta dari Luar Kota Surabaya

Baca juga: Ketangkap Basah Curi Motor di Kafe Surabaya, Eko Terancam Balik ke Penjara: Saya Kapok

"Jadi kejadian itu baru diketahui sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu cucu korban datang ke rumah kakeknya. Sesampainya di dalam rumah, ternyata cucunya itu tak dapat menemukan keberadaan kakeknya," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Cucu korban terus mencari keberadaan kakeknya tersebut. Dan akhirnya ia menuju ke lantai dua rumah kakeknya.

Di saat membuka pintu kamar mandi yang berada di lantai dua, alangkah kagetnya cucu korban.

Dirinya menemui Kakek M sudah meninggal dunia dengan cara gantung diri di dalam kamar mandi.

Baca juga: Gaya Keren Arya Saloka Aldebaran Pakai Celana Pendek, Suami Andin Dipuji Bak Gula Dikasih Nyawa

Baca juga: Mantan Polisi di Bangkalan Nyambi Jadi Kurir Sabu Dituntut 9 Tahun Penjara: Saya Minta Keringanan

Cucu korban langsung meminta tolong warga sekitar. Setelah itu warga sekitar segera menghubungi pihak kepolisian.

Polsek Sukun kemudian berkoordinasi dengan Unit Inafis Polresta Malang Kota langsung mendatangi lokasi kejadian.

Tak berselang lama, mereka langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban menuju Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA).

Dari hasil penyelidikan dan olah TKP, diketahui bahwa korban memang murni meninggal karena bunuh diri.

"Diduga korban bunuh diri karena depresi, akibat penyakit kanker usus yang dialaminya tak kunjung sembuh. Pihak keluarga telah menyadari hal itu, dan menganggap kejadian ini murni musibah. Dan pihak keluarga meminta,  jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved