Virus Corona di Kediri

PPKM Mikro Efektif Tekan Tambahan Kasus Covid-19 di Ngadiluwih, Kapolsek Imbau 'Tetap Patuhi Prokes'

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono sebut PPKM Mikro efektif tekan kasus Covid-19. Imbau masyarakat tetap patuh protokol kesehatan.

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Hefty Suud
SURYA/FARID MUKARROM
Petugas penanganan Covid-19 di Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri saat melakukan pemantauan terhadap pasien isolasi mandiri. 

Reporter: Farid Mukarrom | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Jajaran Polres Kediri terus melakukan upaya penanganan pengendalian virus Corona ( Covid-19 ).

Salah satunya adalah melalui PPKM Mikro yang berlangsung mulai 8 - 22 Februari 2021.

Selain itu, Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono selaku Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri juga memerintahkan jajarannya untuk melakukan edukasi dan pengendalian penyebaran Covid-19.

Baca juga: Klaim Kenaikan Kesejahteraan Pedagang Pasar Sayur Batu Tidak Terbukti

Baca juga: Sinopsis Drama Korea Oh My Ghost Episode 3 Rabu, 17 Februari 2021, Tayang di NET TV

PPKM Mikro salah satunya diterapkan di Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

Dimana pada pelaksanaannya berhasil menekan kasus penyebaran Covid-19.

"PPKM skala mikro ini tentunya untuk menekan penyebaran virus Covid-19," tutur Kapolsek Ngadiluwih, AKP Iwan Setyo Budi, Rabu (17/2/2021). 

Sejak diberlakukannya penerapan PPKM Mikro, mulai tanggal 8 Februari 20021 pihak Polsek Ngadiluwih bersama Koramil dan Kecamatan melakukan koordinasi untuk penekanan laju penyebaran virus Covid-19. 

Baca juga: Gelar Syaikhona Kholil Bangkalan Sebagai Pahlawan Nasional, MH Said Abdullah : Mensos Setuju

Baca juga: Terkendala Anggaran Covid-19, Kantor Gedung SD Negeri di Pulau Bawean Gresik Nyaris Ambrol

"Tiga Pilar Kecamatan Ngadiluwih melakukan mapping wilayah untuk mencari warga yang terpapar virus Covid-19. Salah satu Contoh di lakukan di Desa Dukuh," tutur AKP Iwan.

"Mulai dari tingkat RT dan RW kami ajak berkoordinasi untuk menekan penyebaran virus Covid-19," terang mantan Kasubag Humas Polres Kediri.

Pelaksanaan PPKM skala mikro ini membentuk Satgas mulai tingkat RT Sampai tingkat Kecamatan. 

Satgas tersebut mengawasi bilamana ada yang terkonfirmasi virus Covid-19. Satgas yang terbentuk itu akan melakukan Testing, Tracking, dan Treatment bagi warga yang terkonfirmasi virus Covid-19.

"Fungsi Satgas penanggulangan penyebaran virus Covid-19 ini, menemukan Kasus Covid, mengawasi orang yang isolasi mandiri secara ketat, termasuk mengobati dan memberikan bantuan sosial. Hasilnya di Desa Dukuh terbukti efektif karena semula ada empat yang terkonfirmasi virus Covid-19 sekarang tinggal satu dan yang tiga sembuh," ungkap AKP Iwan.

Meski PPKM Mikro efektif menekan Covid-19, AKP Iwan tetap mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes).

"Kami berpesan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi prokes dengan cara memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan. Terkhusus bagi warga yg sedang isolasi mandiri, agar dilakukan secara benar. Mari kita bersinergi agar virus Covid-19 segera selesai," pesan AKP Iwan Kapolsek Ngadiluwih.

Sebagai tambahan informasi bahwa saat ini total ada 3762. Jumlah ini sudah termasuk 3.201 orang dinyatakan sembuh, 358 meninggal dan dirawat ada 203.

Sementara itu berdasarkan data dari infocovid19.jatimprov.go.id Kabupaten Kediri masuk dalam zona orange atau dengan risiko sedang.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved